PONTIANAK POST - Kehadiran Samsung Galaxy A27 akhirnya terkonfirmasi setelah namanya muncul di situs resmi Samsung Brasil.
Informasi ini sekaligus menjawab spekulasi publik soal absennya model tersebut saat lini Galaxy A terbaru diperkenalkan Maret lalu.
Laporan Tech Advisor, menyebut Galaxy A27 terdeteksi dalam daftar kompatibilitas aplikasi Samsung Wallet di laman resmi Samsung Brasil.
Baca Juga: Daftar HP Terlaris Dunia 2026: Apple iPhone 17 Kalahkan Semua, Samsung dan Xiaomi Menyusul
Meski belum diumumkan secara formal, kemunculan ini menjadi sinyal kuat bahwa perangkat tersebut segera meluncur ke pasar.
Sebelumnya, perangkat ini juga terpantau muncul di platform benchmark Geekbench.
Dari sana terungkap bahwa Galaxy A27 akan ditenagai chipset Snapdragon 6 Gen 3 serta dibekali RAM 6GB. Ada kemungkinan varian 8GB juga akan tersedia.
Secara spesifikasi, Galaxy A27 diperkirakan mengusung layar 6,7 inci FHD+ berpanel LCD dengan refresh rate 120Hz.
Untuk sektor fotografi, ponsel ini dirumorkan membawa kamera utama 50MP, kamera ultra-wide 8MP, serta kamera makro 2MP.
Dari sisi desain, bocoran render menunjukkan peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Samsung disebut meninggalkan desain notch tetesan air dan mengecilkan bagian dagu layar, sehingga tampil lebih modern dan premium untuk kelas menengah.
Chipset Snapdragon 6 Gen 3 sendiri sebelumnya digunakan pada Galaxy A36.
Strategi ini memperlihatkan pola turun kelas teknologi Samsung, di mana prosesor dari model lebih tinggi diturunkan ke seri yang lebih terjangkau.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah Galaxy A27 akan mengalami kenaikan harga seperti Galaxy A57.
Baca Juga: Rumor Samsung Galaxy S27, Kamera Dipindah untuk Dukung Charging Magnetik ala MagSafe
Jika tidak, perangkat ini berpotensi menjadi opsi lebih menarik dibanding Galaxy A37 di segmen menengah.
Samsung juga belum mengumumkan harga resmi.
Namun jika mengacu pada tren seri sebelumnya yang dibanderol Rp6,1 juta, Galaxy A27 kemungkinan akan bermain di kisaran harga tersebut atau sedikit di bawahnya.(*)
Editor : Budi Miank