Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Samsung Galaxy S27 Dikabarkan Pakai Layar OLED China, Strategi Hemat Biaya Mulai Terbongkar

Budi Miank • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:01 WIB
Render Samsung Galaxy S27 disebut akan memakai panel OLED buatan China untuk model reguler.(Ilustrasi AI)
Render Samsung Galaxy S27 disebut akan memakai panel OLED buatan China untuk model reguler.(Ilustrasi AI)

PONTIANAK POST - Samsung Electronics dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar untuk lini flagship berikutnya, Samsung Galaxy S27. 

Berdasarkan laporan terbaru dari Korea Selatan, Samsung mempertimbangkan penggunaan panel OLED buatan perusahaan China untuk model dasar Galaxy S27 demi menekan biaya produksi.

Jika rumor tersebut terealisasi, maka ini akan menjadi perubahan penting dalam strategi Samsung. 

Baca Juga: Samsung Galaxy A57 Ternyata Bisa Gantikan S21 FE, Performa Kencang Harga Lebih Bersahabat

Selama bertahun-tahun, lini flagship Galaxy S hampir sepenuhnya mengandalkan panel dari Samsung Display sebagai pemasok utama layar OLED premium.

Laporan SamMobile menyebut Samsung kemungkinan akan menggunakan panel OLED dari perusahaan China, BOE Technology, khusus untuk Galaxy S27 versi reguler. 

Sementara model premium seperti Samsung Galaxy S27 Ultra diperkirakan tetap memakai panel buatan Samsung Display.

Samsung disebut tidak akan sepenuhnya beralih ke BOE. 

Baca Juga: Galaxy S26 Ultra Banjir Peminat, Samsung Naikkan Produksi Dua Kali dalam Sebulan demi Kejar Permintaan

Perusahaan kemungkinan menerapkan strategi dual-sourcing dengan mengombinasikan panel dari Samsung Display dan BOE untuk menurunkan harga komponen tanpa mengorbankan suplai produksi.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan strategi efisiensi yang selama ini diterapkan divisi mobile Samsung di bawah kepemimpinan TM Roh. 

Samsung terus berupaya menjaga margin keuntungan di tengah melonjaknya harga memori dan berbagai komponen elektronik global.

Tekanan biaya produksi disebut semakin berat pada 2026 karena industri teknologi sedang memasuki fase “memory super cycle”, yaitu periode kenaikan harga memori secara signifikan akibat tingginya permintaan pasar global.

Sejumlah analis bahkan memperkirakan divisi mobile Samsung berpotensi mengalami kerugian tahunan apabila harga komponen terus melonjak tanpa adanya strategi efisiensi baru.

Baca Juga: Rumor Galaxy Z Flip 8! Samsung Siapkan Upgrade Lipat yang Akhirnya Benar-Benar Berguna

Sebelumnya, panel OLED China sebenarnya sudah digunakan Samsung pada beberapa perangkat Galaxy kelas menengah. 

Samsung Galaxy A57 misalnya, memakai panel dari Samsung Display dan perusahaan China CSOT.

BOE sendiri sudah lama disebut berusaha masuk ke rantai pasok flagship Galaxy S, namun hingga kini belum pernah benar-benar menjadi pemasok utama untuk seri premium tersebut.(*)

Editor : Budi Miank
#Samsung Galaxy S27 Ultra #Samsung Galaxy S27 #OLED #BOE #Samsung Display