PONTIANAK POST – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk mendominasi pasar ponsel lipat global lewat kehadiran dua model sekaligus dalam lini Galaxy Z Fold 8, yakni Galaxy Z Fold 8 Wide dan Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Langkah ini dinilai menjadi upaya Samsung memperluas pasar foldable, mulai dari pengguna premium hingga konsumen yang menginginkan HP lipat dengan harga lebih terjangkau.
Berdasarkan laporan GregglesTV, Galaxy Z Fold 8 Wide akan hadir sebagai versi lebih murah dengan selisih harga sekitar USD200 hingga USD300 atau setara Rp3,2 juta sampai Rp4,9 juta dibanding model Ultra.
Meski lebih ekonomis, perangkat ini tetap dibekali spesifikasi kelas flagship.
Samsung disebut mempertahankan fokus pada desain futuristik dan performa tinggi.
Kedua model akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dirancang untuk mendukung multitasking, gaming, hingga kebutuhan produktivitas berat pada perangkat layar lipat generasi terbaru.
Galaxy Z Fold 8 Wide dikabarkan membawa kamera utama 50MP, kamera ultra-wide 50MP, dan kamera selfie 10MP.
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Disebut Meluncur Juli 2026, HP Lipat Premium dengan Fitur Futuristis
Konfigurasi tersebut mirip dengan Galaxy Z Fold 7, namun tanpa lensa telefoto.
Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra diposisikan sebagai model premium dengan kamera utama 200MP dan peningkatan kemampuan ultra-wide untuk kebutuhan fotografi profesional.
Perbedaan lain terlihat pada kapasitas baterai. Galaxy Z Fold 8 Wide akan menggunakan baterai 4.800mAh, sedangkan varian Ultra hadir dengan baterai lebih besar 5.000mAh untuk menunjang aktivitas intensif pengguna kelas premium.
Dari sisi desain, Samsung juga disebut melakukan penyegaran signifikan.
Galaxy Z Fold 8 Wide diprediksi hadir dengan bodi lebih lebar serta opsi warna hijau gelap yang lebih elegan.
Sementara model Ultra akan mengusung material premium dan sentuhan desain eksklusif guna memperkuat identitas flagship.
Strategi dua model ini dinilai mirip pendekatan yang selama ini dilakukan Apple, yakni menghadirkan opsi perangkat premium dan versi yang lebih terjangkau dalam satu lini produk.
Samsung diyakini ingin memperluas jangkauan pasar foldable yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Galaxy Z Fold 8 Wide disebut cocok untuk pengguna yang ingin menikmati pengalaman ponsel lipat tanpa harus membayar terlalu mahal.
Baca Juga: Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Tembus Rp40 Jutaan, Masih Masuk Akal atau Kemahalan?
Sebaliknya, Galaxy Z Fold 8 Ultra menyasar konsumen yang mengutamakan teknologi kamera canggih, desain eksklusif, dan daya tahan baterai lebih besar.
Hingga kini Samsung belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Galaxy Z Fold 8 Series.
Namun perangkat tersebut diperkirakan meluncur pada pertengahan 2026 dan menjadi salah satu senjata utama Samsung menghadapi persaingan pasar foldable global, termasuk potensi kehadiran iPhone Fold dari Apple.(*)
Editor : Budi Miank