Bocoran Galaxy Z Fold 8 Bikin Kecewa, Samsung S26 Ultra Disebut Lebih Layak Dibeli Tahun Depan

Budi Miank • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 09:54 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra disebut mengalami peningkatan produksi pada Mei 2026. (Dok. Samsung)
Samsung S26 Ultra disebut sangat layak dibeli tahun depan daripada keluaran baru.(Dok. Samsung)

PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan akan melakukan sejumlah pengurangan fitur pada Samsung Galaxy Z Fold 8 demi menjaga profit perusahaan di tengah kenaikan biaya komponen memori global.

Rumor terbaru bahkan menyebut Galaxy Z Fold 8 berpotensi kalah menarik dibanding Samsung Galaxy S26 Ultra yang justru hadir dengan fitur lebih lengkap dan harga lebih murah.

Laporan Wccftech menyebut Samsung kemungkinan memangkas beberapa fitur unggulan Galaxy Z Fold 8, termasuk absennya dukungan Privacy Display, S Pen, hingga minim peningkatan pada lipatan layar.

Baca Juga: Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ungkap Desain Baru Samsung dengan Fokus pada Kenyamanan Pengguna

Informasi tersebut berasal dari pembocor teknologi Ice Universe yang mengungkap tiga kompromi besar pada perangkat foldable terbaru Samsung.

Galaxy Z Fold 8 disebut tidak akan membawa teknologi Privacy Display yang sebelumnya menjadi salah satu fitur andalan Galaxy S26 Ultra.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan perlindungan privasi layar lebih baik dibanding tempered glass anti-intip biasa karena terintegrasi langsung dengan sistem perangkat lunak.

Menurut rumor, Samsung menghadapi tantangan teknis dan biaya produksi tinggi untuk menerapkan fitur itu pada panel Ultra-Thin Glass perangkat lipat.

Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Bikin Heboh, Hadir dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan RAM Hingga 16GB

Tak hanya itu, Galaxy Z Fold 8 juga dikabarkan kehilangan dukungan S Pen.

Ice Universe menyebut stylus kemungkinan tidak dapat digunakan sama sekali karena perangkat tidak dibekali digitizer khusus.

Jika rumor tersebut benar, maka Galaxy Z Fold 8 menjadi salah satu seri Fold pertama Samsung yang tidak lagi mendukung pena digital.

Kabar lain yang juga memicu perhatian adalah minimnya peningkatan pada bekas lipatan layar atau crease.

Samsung disebut kemungkinan masih memakai material engsel lama seperti pada Galaxy Z Fold 7 sehingga lipatan layar belum mengalami perubahan signifikan.

Padahal pesaing Samsung disebut mulai mengembangkan teknologi baru untuk menghilangkan bekas lipatan layar pada perangkat foldable.

Baca Juga: Wujud Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide Terbongkar, Layar Lebar Baru Disebut Lebih Nyaman Dipakai Harian

Apple misalnya dirumorkan akan memakai liquid metal hinge pada iPhone Fold untuk membuat lipatan layar nyaris tidak terlihat.

Wccftech menyebut langkah Samsung memang masuk akal secara bisnis.

Penjualan lini Galaxy S Ultra dinilai jauh lebih kuat dibanding perangkat foldable sehingga perusahaan disebut lebih fokus mempertahankan profit dari seri flagship konvensional.

Samsung juga dikabarkan tengah melakukan efisiensi biaya produksi di beberapa lini perangkat lain.

Baca Juga: iPhone 17 jadi HP Paling Laris Tahun Ini, Samsung Galaxy S26 Ultra Malah Tak Masuk Top 10 Pasar Smartphone Premium

Salah satunya dengan memakai panel OLED buatan BOE pada seri Galaxy S27 reguler demi menekan pengeluaran komponen.

Meski begitu, keputusan memangkas fitur Galaxy Z Fold 8 diperkirakan bakal menuai kritik dari penggemar ponsel lipat premium.

Terlebih perangkat tersebut tetap diprediksi hadir dengan harga tinggi saat meluncur nanti.

Sebagai perbandingan, Galaxy S26 Ultra saat ini dijual sekitar Rp17 juta lebih dan disebut menjadi pilihan flagship yang lebih menarik dibanding Galaxy Z Fold 8.

Hingga kini Samsung belum memberikan tanggapan resmi terkait rumor tersebut.(*)

Editor : Budi Miank
HP lipat Galaxy Z Fold 8 Galaxy S26 Ultra S Pen samsung