PONTIANAK POST - Menjelang peluncuran Apple Watch Ultra 4 yang diperkirakan berlangsung pada September 2026, perhatian justru tertuju pada Apple Watch Ultra 3 yang kini mengalami penurunan harga signifikan.
Di sejumlah pasar global, jam tangan pintar premium Apple itu sempat dijual mulai Rp11,4 juta, menjadi harga terendah sepanjang sejarah lini Ultra.
Situasi tersebut memunculkan dilema bagi konsumen.
Di satu sisi, Apple Watch Ultra 4 dirumorkan membawa desain lebih tipis dan sensor kesehatan generasi baru.
Namun di sisi lain, sebagian besar fitur perangkat lunak terbaru Apple justru diperkirakan tetap tersedia untuk Ultra 3 melalui pembaruan sistem operasi watchOS 27.
Laporan The Gadgeteer menyebut alasan utama menunggu Ultra 4 bukan hanya soal perangkat keras baru, melainkan pengembangan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pemantauan kesehatan yang lebih mendalam.
Meski demikian, sebagian besar kemampuan AI tersebut tetap akan hadir pada Ultra 3 karena diproses melalui iPhone yang terhubung.
Baca Juga: Jelang 20 Tahun iPhone, Apple Bikin iPhone 20 Pro Max Tampil Tanpa Lubang Kamera yang Futuristik
Apple Watch Ultra 3 sendiri sebenarnya bukan pembaruan besar dibanding Ultra 2.
Namun sejumlah peningkatan penting tetap dibawa Apple, termasuk dukungan pesan satelit, konektivitas 5G, efisiensi baterai lebih baik, serta layar LTPO3 OLED terbaru dengan bezel 24 persen lebih tipis.
Berdasarkan dokumen peluncuran Apple pada September 2025, layar Ultra 3 menjadi yang terbesar di seluruh lini Apple Watch tanpa harus memperbesar ukuran casing 49 mm yang sudah menjadi ciri khas seri Ultra.
Sementara itu, berbagai bocoran mengenai Ultra 4 mulai mengarah pada peningkatan fitur kesehatan.
Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah kemampuan deteksi tekanan darah yang lebih canggih.
Menurut laporan DigiTimes, fitur tersebut tidak akan menggantikan alat pengukur tekanan darah medis.
Baca Juga: Warna Baru Cherry Muncul di Bocoran iPhone 18 Pro, Ini Deretan Perubahan yang Dibawa Apple
Sistem baru hanya berfungsi memberikan notifikasi apabila sensor optik mendeteksi pola yang mengarah pada tekanan darah tinggi sehingga pengguna dapat melakukan pemeriksaan lanjutan secara medis.
Selain itu, Ultra 4 juga disebut akan membawa susunan sensor baru di bagian belakang perangkat.
Beberapa laporan rantai pasok menyebut Apple tengah mengembangkan konfigurasi delapan sensor dalam pola melingkar yang diklaim meningkatkan akurasi pemantauan kesehatan.
Meski demikian, sejumlah rumor mengenai kehadiran Touch ID pada tombol samping kini disebut mulai meredup.
Baca Juga: Apple Rancang iPhone 20 Pro Max Full Screen Tanpa Dynamic Island untuk Rayakan 20 Tahun iPhone
Apple diduga lebih memilih memanfaatkan ruang internal untuk baterai lebih besar dan modul sensor kesehatan tambahan.
Dari sisi harga, Apple diperkirakan mempertahankan banderol awal Ultra 4 di kisaran Rp13 juta.
Jika strategi tersebut diterapkan, maka selisih harga dengan Ultra 3 yang saat ini banyak didiskon bisa mencapai lebih dari Rp1,6 juta.
The Gadgeteer menilai Ultra 3 tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna Apple Watch Series 8 atau generasi lebih lama yang menginginkan peningkatan signifikan tanpa harus menunggu model terbaru.
Sebaliknya, pemilik Ultra 2 yang mengincar teknologi kesehatan generasi berikutnya disarankan menunggu hingga Ultra 4 resmi diperkenalkan.(*)
Editor : Budi Miank