PONTIANAK POST - Xiaomi resmi menghadirkan Xiaomi 17T Pro sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibanding flagship Xiaomi 17.
Smartphone ini dibekali chipset MediaTek Dimensity 9500, kamera Leica, layar pOLED 144Hz, serta baterai silikon-karbon 7.000mAh. Perangkat tersebut dipasarkan Rp13,4 juta.
Kehadiran Xiaomi 17T Pro menyasar konsumen yang menginginkan pengalaman flagship tanpa harus membayar harga Xiaomi 17 yang dibanderol Rp15,7 juta.
Baca Juga: Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Fotografi Jadi Andalan Utama untuk Goyang Pasar Premium
Dari sisi desain, Xiaomi 17T Pro mengadopsi bahasa desain yang hampir identik dengan Xiaomi 17.
Smartphone ini menggunakan bingkai aluminium dengan modul kamera persegi di sudut kiri atas bagian belakang, memberikan kesan premium yang sulit dibedakan dari model flagship-nya.
Perangkat memiliki layar LTPO pOLED 6,83 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate adaptif hingga 144Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nits.
Layar tersebut juga mendukung Dolby Vision, HDR10+, serta sertifikasi Widevine L1 untuk kebutuhan streaming berkualitas tinggi.
Pada sektor performa, Xiaomi menyematkan chipset MediaTek Dimensity 9500 yang dipadukan RAM LPDDR5X 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
Berdasarkan pengujian YugaTech, perangkat mencatat skor Geekbench single-core 2.996 dan multi-core 9.108.
Dalam penggunaan sehari-hari, performa perangkat dinilai mampu menangani multitasking, produktivitas, hingga game berat tanpa kendala berarti.
Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama Xiaomi 17T Pro. Smartphone ini mengusung kamera utama Leica 50 megapiksel dengan OIS, kamera telefoto Leica 50 megapiksel dengan kemampuan zoom optik 5x, serta kamera ultrawide 12 megapiksel.
Sementara itu, kamera depan memiliki resolusi 32 megapiksel.
Kualitas foto yang dihasilkan mendekati Xiaomi 17, terutama pada kamera utama dan telefoto.
Baca Juga: Vivo X Fold 6 Segera Debut, Tinggalkan Snapdragon demi Dimensity 9500 dan Baterai Jumbo
Reproduksi warna, rentang dinamis, serta detail gambar disebut tetap konsisten saat berpindah antar lensa.
Untuk perekaman video, Xiaomi 17T Pro mendukung resolusi hingga 8K pada 30fps dan 4K pada 120fps.
Sistem stabilisasi bawaan juga dinilai mampu menghasilkan video yang tetap stabil dalam berbagai kondisi.
Perangkat menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3.
Baca Juga: Apple Tebar 6 Model Sekaligus, iPhone 18 Ultra Lipat Siap Curi Perhatian Pasar
Xiaomi turut menghadirkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk AI Writing, AI Creativity Assistant, Circle to Search, dan integrasi Gemini.
Daya tahan menjadi salah satu keunggulan lain Xiaomi 17T Pro. Smartphone ini dibekali baterai silikon-karbon 7.000mAh yang mendukung pengisian cepat 100W HyperCharge dan pengisian nirkabel 50W.
Dalam pengujian PCMark Battery Test, perangkat mampu bertahan hingga 20 jam 45 menit.
Sementara pada pengujian pemutaran video berulang, daya tahan baterai mencapai 30 jam 18 menit.
Kamera ultrawide tidak sekuat kamera utama dan telefoto, terutama saat digunakan dalam kondisi minim cahaya.
Selain itu, perangkat hanya mengantongi sertifikasi IP68 tanpa perlindungan IP69 seperti beberapa pesaingnya.(*)
Editor : Budi Miank