Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Terungkap, Galaxy S26 Ultra Pakai Arsitektur RF Baru Qualcomm untuk Dorong Kinerja 5G Maksimal

Budi Miank • Kamis, 4 Juni 2026 | 10:17 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi flagship terbaru Samsung dengan dukungan teknologi RF dan 5G terkini. (Dok. Samsung)
Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi flagship terbaru Samsung dengan dukungan teknologi RF dan 5G terkini. (Dok. Samsung)

PONTIANAK POST - Samsung Galaxy S26 Ultra versi Amerika Serikat terungkap mengusung arsitektur radio frekuensi (RF) generasi terbaru berbasis platform Snapdragon 8 Elite Gen 5 Qualcomm, berdasarkan hasil pembongkaran perangkat yang dilakukan TechInsights. 

Teknologi tersebut memungkinkan ponsel flagship Samsung itu mendukung jaringan 5G FR2 atau mmWave yang menawarkan kecepatan transfer data sangat tinggi.

Laporan analisis TechInsights menunjukkan Galaxy S26 Ultra menggunakan solusi antena-ke-modem Qualcomm yang telah mendukung jaringan 5G FR2 atau mmWave, salah satu teknologi yang menawarkan kecepatan data sangat tinggi pada jaringan generasi kelima.

Baca Juga: Casing Galaxy S26 FE Beredar di Internet, Desain Tak Banyak Berubah tetapi Kamera Berbeda

Menurut TechInsights, sistem RF pada Galaxy S26 Ultra menggabungkan transceiver Qualcomm SD R875 FR1/FR2 dengan modul Antenna-in-Package (AiP) terbaru, Qualcomm QTM575. 

Kombinasi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi komunikasi antara antena dan modem sekaligus mengoptimalkan performa jaringan 5G.

Analisis tersebut juga mengungkap struktur jalur RF mulai dari antena hingga transceiver yang menangani konektivitas seluler, Wi-Fi, dan Bluetooth. 

Diagram yang disajikan menunjukkan berbagai komponen pasif yang terhubung dalam sistem komunikasi perangkat.

Baca Juga: Tak Sekadar Layar Lipat, iPhone Fold Bakal Punya Fitur Multitasking Ala iPad yang Lebih Cerdas

TechInsights menjelaskan bahwa pemetaan konektivitas komponen dilakukan melalui proses pembongkaran menyeluruh atau full delayering pada papan sirkuit cetak (PCB) smartphone. 

Metode ini memungkinkan peneliti mengidentifikasi hubungan antar komponen secara rinci hingga level blok.

Meski demikian, laporan tersebut tidak mengungkap nilai atau spesifikasi detail dari komponen pasif yang digunakan.

Fokus analisis lebih diarahkan pada struktur dan rancangan arsitektur RF yang menjadi fondasi konektivitas perangkat.

Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu perangkat flagship Samsung yang dipasarkan khusus untuk Amerika Serikat dengan dukungan penuh jaringan 5G mmWave. 

Teknologi tersebut masih menjadi salah satu pembeda utama antara varian AS dan sejumlah model yang dipasarkan di wilayah lain.(*)

Editor : Budi Miank
#Samsung Galaxy S26 Ultra #Qualcomm QTM575 #Snapdragon 8 Elite Gen 5