PONTIANAK POST - Samsung Galaxy S26 Ultra mendapat sorotan sebagai salah satu smartphone Android premium paling komplet yang tersedia pada 2026.
Perangkat flagship terbaru Samsung itu menggabungkan performa tinggi, sistem kamera unggulan, fitur keamanan baru Privacy Display, serta jaminan pembaruan perangkat lunak hingga tahun 2033.
Dengan harga sekitar Rp21,1 juta, Galaxy S26 Ultra menyasar segmen premium yang mengutamakan pengalaman penggunaan jangka panjang.
Kombinasi spesifikasi kelas atas dan dukungan software hingga tujuh tahun dinilai menjadi nilai jual utama di tengah persaingan pasar smartphone flagship yang semakin ketat.
Salah satu inovasi yang paling menonjol adalah hadirnya fitur Privacy Display yang terintegrasi langsung pada layar.
Teknologi tersebut dirancang untuk membatasi sudut pandang tampilan sehingga isi layar lebih sulit dilihat oleh orang lain, sekaligus memperkuat aspek privasi yang kini semakin menjadi perhatian pengguna perangkat mobile.
Teknologi ini memungkinkan tampilan layar menjadi sulit dilihat dari sudut tertentu sehingga meningkatkan privasi pengguna saat berada di ruang publik.
Baca Juga: Apple Belum Rilis iPhone Ultra, Samsung Sudah Pangkas Target Penjualan Ponsel Lipat 2026
Galaxy S26 Ultra juga dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 12 GB, penyimpanan 256 GB, serta layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz.
Samsung tetap mempertahankan dukungan S Pen yang disebut masih menjadi stylus terbaik di kelas smartphone premium.
Di sektor fotografi, Samsung menyematkan kamera utama 200 MP dengan bukaan lensa f/1.4 yang diklaim menghasilkan kualitas foto malam lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Sistem kamera turut didukung sensor ultrawide 50 MP, telefoto 10 MP 3x, dan telefoto 50 MP 5x dengan kemampuan zoom digital hingga 100x.
Menurut laporan Digital Trends, kapasitas baterai yang tetap 5.000 mAh, absennya pengisian daya nirkabel magnetik, serta fitur Privacy Display dapat mengurangi tingkat kecerahan dan kontras layar saat diaktifkan.(*)
Editor : Budi Miank