PONTIANAK POST - Samsung mulai membuka tabir generasi terbaru ponsel lipatnya setelah video hands-on pertama Galaxy Z Fold 8 muncul ke publik.
Bocoran tersebut memperlihatkan sejumlah pembaruan penting, termasuk desain yang lebih tipis dan ringan, lipatan layar yang semakin minim, serta hadirnya varian Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai model paling premium di jajaran foldable Samsung.
Video yang diunggah kanal Talks Daily Tech juga mengindikasikan langkah agresif Samsung dalam memperkuat dominasi di pasar ponsel lipat global.
Baca Juga: Apple Siapkan iPhone Ultra Fold, Ponsel Lipat Premium Rp32 Juta yang Bakal Rilis September Ini
Selain peningkatan desain dan pengalaman pengguna, perusahaan asal Korea Selatan itu disebut menyiapkan strategi produk yang lebih luas untuk menjawab tren permintaan perangkat foldable yang terus meningkat.
Galaxy Z Fold 8 disebut membawa sejumlah penyempurnaan dibanding generasi sebelumnya.
Samsung dikabarkan memperbarui desain engsel agar lebih tipis, meningkatkan daya tahan baterai, serta mengurangi bekas lipatan pada layar utama guna menghadirkan pengalaman visual yang lebih mulus.
Selain itu, Samsung juga memperkenalkan konsep Galaxy Wide Fold yang mengusung layar lebih lebar.
Baca Juga: Apple Disebut Bakal Mengubah Standar Flagship Lewat iPhone 18 Pro Max dengan Teknologi Baru
Saat dilipat, perangkat tetap berfungsi layaknya smartphone konvensional, sedangkan ketika dibuka dapat berubah menjadi tablet kompak untuk kebutuhan produktivitas dan hiburan.
Di segmen premium, Samsung disebut tengah menyiapkan Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Varian ini diperkirakan membawa teknologi layar terbaru, kemampuan kamera yang lebih canggih, serta performa prosesor kelas atas untuk menyasar pengguna premium.
Laporan Geeky Gadgets menyebut Samsung juga melakukan penyesuaian strategi produksi.
Perusahaan meningkatkan target produksi Galaxy Z Fold 8 karena diyakini memiliki daya tarik lebih luas, sementara produksi awal Galaxy Z Flip 8 dibuat lebih terbatas.
Keputusan tersebut dinilai sejalan dengan tren pasar foldable yang terus berkembang.(*)
Editor : Budi Miank