PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan sedang mempersiapkan peluncuran Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada 2026 dengan membawa desain yang lebih tipis, bobot lebih ringan, dan peningkatan performa dibanding generasi sebelumnya.
Namun, perhatian publik justru tertuju pada model Ultra yang disebut tidak menyertakan beberapa fitur yang selama ini menjadi ciri khas perangkat premium Samsung.
Menurut laporan Geeky Gadgets, Samsung akan menerapkan dua strategi berbeda pada seri Galaxy Z Fold 8.
Baca Juga: iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Dark Cherry yang Eksklusif
Pendekatan tersebut berpotensi menciptakan perbedaan yang lebih jelas antara model standar dan Ultra, sekaligus memicu perdebatan mengenai definisi perangkat "Ultra" di lini ponsel lipat Samsung.
Model standar hadir dengan desain lebih lebar untuk meningkatkan pengalaman multitasking, sedangkan Galaxy Z Fold 8 Ultra mengusung penyempurnaan dari Galaxy Z Fold 7 dengan fokus pada desain, baterai, dan performa.
Meski menyandang nama "Ultra", perangkat tersebut disebut tidak dibekali dukungan S Pen maupun kamera telefoto canggih yang selama ini menjadi ciri khas perangkat Samsung seri Ultra.
Menurut laporan tersebut, keputusan Samsung menggunakan nama Ultra diyakini sebagai bagian dari strategi menghadapi persaingan baru di pasar ponsel lipat, terutama menyusul rumor kehadiran iPhone Fold dari Apple.
Baca Juga: Pengguna iPhone Makin Tertarik ke Android, Ini Empat Kendala yang Perlu Diketahui
Dari sisi spesifikasi, Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan membawa baterai 5.000mAh yang lebih besar dibanding pendahulunya.
Samsung juga disebut menyematkan dukungan pengisian cepat kabel 45W dan pengisian nirkabel 25W.
Pada sektor kamera, perangkat ini dilaporkan menggunakan kamera ultrawide yang diadopsi dari Galaxy S26 Ultra untuk meningkatkan kemampuan fotografi sudut lebar.
Samsung juga melakukan penyempurnaan pada desain. Galaxy Z Fold 8 Ultra disebut memiliki bobot hanya 210 gram atau sekitar 5 gram lebih ringan dibanding Galaxy Z Fold 7.
Saat dibuka, ketebalannya hanya 4,1 mm sehingga menjadi salah satu ponsel lipat tertipis yang pernah dibuat Samsung.
Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 standar disebut memiliki bobot lebih ringan lagi, yakni sekitar 200 gram.
Baca Juga: Galaxy A27 Tampil di Situs Samsung, Bawa Dukungan Update Android 6 Generasi
Perangkat ini hadir dengan desain layar yang lebih lebar guna meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari, terutama untuk produktivitas dan konsumsi konten.
Meski membawa sejumlah peningkatan, absennya fitur seperti kamera telefoto 5x, layar privasi khusus, dan pengisian daya 60W membuat sebagian pengamat mempertanyakan penggunaan label Ultra pada perangkat tersebut.(*)
Editor : Budi Miank