PONTIANAK POST - Samsung disebut tengah merancang sejumlah perubahan besar untuk Galaxy S27 Ultra yang diproyeksikan meluncur pada awal 2027.
Langkah ini dilakukan untuk merespons berbagai masukan pengguna terkait baterai, kamera, dan desain pada lini flagship premium perusahaan.
Berdasarkan bocoran terbaru, Samsung berpotensi menghadirkan tiga peningkatan utama, termasuk kapasitas baterai yang lebih besar dan dukungan pengisian daya nirkabel Qi2 yang lebih optimal.
Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 Wide vs iPhone Fold, Persaingan Baru Samsung dan Apple Memanas pada 2026
Perubahan tersebut diyakini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat daya saing di segmen smartphone kelas atas.
Salah satu pembaruan yang paling banyak disorot adalah kemungkinan dihapusnya kamera telefoto 3x pada Galaxy S27 Ultra.
Ruang yang tersedia disebut akan dimanfaatkan untuk mendukung komponen baru, termasuk baterai berkapasitas lebih besar dan peningkatan sistem kamera lainnya.
Menurut laporan terbaru, Samsung menilai kamera periskop 5x sudah mampu menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik serta stabilitas yang lebih tinggi saat mengambil foto jarak jauh.
Baca Juga: iPhone Fold dan Galaxy Z Fold 8 Siap Bentrok pada 2026, Apple-Samsung Adu Strategi Lipat
Penghapusan kamera 3x juga diyakini dapat memberikan ruang tambahan di dalam perangkat.
Ruang yang lebih lega disebut akan dimanfaatkan Samsung untuk meningkatkan kapasitas baterai.
Jika rumor ini akurat, Galaxy S27 Ultra berpotensi menjadi seri Galaxy Ultra pertama yang melampaui kapasitas baterai 5.000 mAh yang selama bertahun-tahun menjadi standar pada perangkat premium Samsung.
Peningkatan daya tahan baterai menjadi salah satu aspek yang paling sering dikeluhkan pengguna, terutama ketika sejumlah produsen ponsel asal China mulai mengadopsi teknologi baterai silikon-karbon dengan kapasitas lebih besar.
Selain sektor kamera dan baterai, Samsung juga disebut sedang mempertimbangkan perubahan desain dengan menghadirkan modul kamera berbentuk bar atau kamera bar.
Langkah ini diyakini akan membuka ruang implementasi teknologi pengisian daya nirkabel Qi2 yang kompatibel dengan aksesori bergaya MagSafe.
Baca Juga: Bocoran iPhone Fold Kian Menguat, Apple Mulai Siapkan Dukungan untuk Layar Lipat
Dukungan Qi2 dinilai dapat meningkatkan kompatibilitas berbagai aksesori magnetik, mulai dari pengisi daya hingga perangkat tambahan lainnya.
Selama ini, Samsung belum menawarkan pengalaman serupa secara penuh seperti yang tersedia pada ekosistem Apple.
Laporan yang sama juga mengungkap Samsung sedang mengevaluasi kehadiran model baru bernama Galaxy S27 Pro.(*)
Editor : Budi Miank