PONTIANAK POST - Samsung menghadapi gelombang kritik menjelang peluncuran seri Galaxy Z Fold 8 setelah bocoran terbaru mengungkap rencana pemisahan lini foldable premium menjadi Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 Wide.
Perdebatan muncul karena Galaxy Z Fold 8 Ultra disebut hanya membawa penyempurnaan terbatas dibanding Galaxy Z Fold 7.
Sejumlah pengamat menilai peningkatan yang beredar sejauh ini belum cukup untuk membenarkan penggunaan label "Ultra" yang selama ini identik dengan lompatan fitur signifikan.
Baca Juga: Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8 Wide, dan Flip8 Lolos TKDN, Samsung Bersiap Rilis di Indonesia
Jika skema penamaan tersebut tetap digunakan, Galaxy Z Fold 8 Ultra berpotensi memicu kekecewaan di kalangan konsumen yang mengharapkan inovasi lebih besar dari perangkat foldable premium terbaru Samsung.
Menurut bocoran yang beredar, Galaxy Z Fold 8 Wide akan menjadi model baru dengan desain layar yang lebih lebar.
Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra disebut masih mempertahankan desain dasar Galaxy Z Fold 7 dengan sejumlah peningkatan minor.
Perangkat tersebut dikabarkan tetap menggunakan konfigurasi kamera yang serupa dengan generasi sebelumnya.
Baca Juga: Samsung Galaxy S27 Ultra Dirumorkan Tinggalkan Kamera Telefoto 3x demi Baterai Lebih Besar pada 2027
Peningkatan yang disebut hadir hanya mencakup perbaikan lipatan layar (crease) serta kapasitas baterai yang lebih besar.
Penggunaan nama "Ultra" dinilai berpotensi menimbulkan ekspektasi tinggi yang tidak sebanding dengan perubahan yang ditawarkan perangkat tersebut.
Ia juga menyoroti kemungkinan strategi harga Samsung. Menurutnya, pPmembuka peluang perusahaan menetapkan harga lebih tinggi dibanding model Fold sebelumnya.
Saat ini Galaxy Z Fold 7 dipasarkan dengan harga Rp32,7 juta.
Kritik muncul di tengah berbagai laporan yang menyebut Samsung sedang menyiapkan perubahan besar pada lini foldable mereka.
Sejumlah bocoran sebelumnya menyebut Galaxy Z Fold 8 Wide akan hadir dengan rasio layar yang lebih pendek dan lebar untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih mendekati tablet..(*)
Editor : Budi Miank