PONTIANAK POST - Honor dan Xiaomi kembali berhadapan di segmen premium menengah melalui Honor 600 Pro dan Xiaomi 17T Pro.
Meski sama-sama menawarkan spesifikasi kelas atas, kedua smartphone ini mengusung pendekatan yang berbeda untuk menarik konsumen.
Honor 600 Pro difokuskan pada kualitas fotografi dan pengalaman software jangka panjang, sedangkan Xiaomi 17T Pro mengedepankan efisiensi harga serta ketahanan baterai untuk penggunaan intensif sepanjang hari.
Baca Juga: iPhone Ultra Disebut Meluncur Tahun Ini, Apple Siap Masuk Persaingan Ponsel Lipat Premium
Dalam aspek desain, Honor 600 Pro hadir dengan layar Amoled 6,57 inci beresolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz.
Sementara Xiaomi 17T Pro mengusung layar Amoled 6,83 inci dengan refresh rate lebih tinggi mencapai 144Hz.
Honor juga menawarkan sertifikasi ketahanan IP68, IP69, dan IP69K serta sertifikasi SGS 5-Star untuk ketahanan benturan.
Di sisi lain, Xiaomi 17T Pro mengandalkan sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air.
Baca Juga: Oppo Find X9 Ultra Ungguli Galaxy S26 Ultra dalam Uji Video Slow Motion, Ini Penyebabnya
Untuk performa, Honor 600 Pro ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite, sedangkan Xiaomi 17T Pro menggunakan MediaTek Dimensity 9500.
Hasil pengujian menunjukkan keduanya mampu menjalankan aplikasi berat dan game modern dengan lancar.
Namun, Xiaomi 17T Pro mencatat keunggulan pada kecepatan penyimpanan dan efisiensi termal.
Dalam pengujian, perangkat ini menghasilkan kecepatan baca hingga 3.452 MB per detik dan kecepatan tulis 3.373 MB per detik, lebih tinggi dibanding Honor 600 Pro.
Di sektor kamera, Honor 600 Pro mengandalkan kamera utama 200 MP, telefoto 50 MP, dan ultrawide 12 MP.
Xiaomi 17T Pro membawa konfigurasi Leica Summilux dengan kamera utama 50 MP, telefoto periskop 50 MP, dan ultrawide 12 MP.
Baca Juga: Galaxy S26 Ultra Tak Hanya untuk Foto, Samsung Andalkan Kamera AI untuk Kerja dan Konten
Menurut YugaTech, Honor 600 Pro menghasilkan foto dengan warna lebih natural, rentang dinamis lebih baik, serta kualitas potret dan swafoto yang lebih konsisten.
Sebaliknya, Xiaomi 17T Pro unggul untuk perekaman video berkat kemampuan zoom optik yang lebih jauh dan kualitas video yang dinilai lebih stabil dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Dari sisi baterai, kedua ponsel sama-sama dibekali kapasitas 7.000 mAh. Namun Xiaomi 17T Pro mencatat waktu penggunaan lebih lama dalam pengujian daya tahan baterai.
Perangkat Xiaomi tersebut juga mendukung pengisian cepat 100W, sementara Honor 600 Pro mendukung pengisian daya 80W.
Meski demikian, Honor memiliki fitur bypass charging yang dinilai bermanfaat untuk menjaga kesehatan baterai saat bermain gim dalam waktu lama.
Pada sektor perangkat lunak, Honor 600 Pro menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16 dan dijanjikan mendapat enam pembaruan sistem operasi serta enam tahun pembaruan keamanan.
Xiaomi 17T Pro menggunakan HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan dukungan lima pembaruan sistem operasi dan enam tahun pembaruan keamanan.
Untuk harga, Honor 600 Pro dijual mulai 49.999 peso Filipina atau sekitar Rp14,5 juta untuk varian 12GB/512GB.
Sementara Xiaomi 17T Pro dibanderol mulai 45.999 peso Filipina atau sekitar Rp13,3 juta untuk varian 12GB/256GB, dan 47.999 peso Filipina atau sekitar Rp13,9 juta untuk model 12GB/512GB.(*)
Editor : Budi Miank