PONTIANAK POST - Dominasi Samsung di pasar ponsel lipat premium mulai mendapat ancaman serius.
Motorola Razr Fold dinilai sebagai ponsel "Galaxy killer" setelah perangkat itu dinilai unggul dalam sejumlah aspek penting dibanding Samsung Galaxy Z Fold 7, mulai dari desain ergonomis, kapasitas baterai, kecepatan pengisian daya hingga kualitas kamera telefoto.
Namun, para calon pembeli disarankan tidak terburu-buru mengeluarkan uang untuk ponsel lipat terbaru Motorola tersebut.
Alasannya, Samsung dikabarkan tengah menyiapkan kejutan besar melalui kehadiran Galaxy Z Fold 8 Wide yang diprediksi membawa perubahan desain signifikan dan berpotensi mengubah persaingan ponsel lipat pada paruh kedua 2026.
Motorola Razr Fold berhasil mengatasi sejumlah kelemahan yang selama ini dikeluhkan pengguna Galaxy Z Fold.
Secara fisik, Motorola Razr Fold memang sekitar 15 persen lebih berat dan lebih tebal dibanding Galaxy Z Fold 7.
Bobotnya mencapai 243 gram, sedangkan Galaxy Z Fold 7 berbobot 215 gram.
Baca Juga: Galaxy Z Flip 8 Terbelah Dua, Samsung Siapkan Versi Exynos dan Snapdragon untuk Wilayah Berbeda
Meski demikian, desain sudut membulat dan sisi bodi miring membuat Razr Fold dinilai lebih nyaman digenggam dan lebih mudah dibuka.
Motorola juga menawarkan layar utama sedikit lebih besar, yakni 8,1 inci dibanding 8 inci pada Galaxy Z Fold 7.
Lipatan layar (crease) pada Razr Fold juga disebut lebih tipis sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih baik.
Di sektor dapur pacu, kedua ponsel sama-sama ditenagai chipset kelas atas.
Razr Fold menggunakan Snapdragon 8 Gen 5, sementara Galaxy Z Fold 7 mengandalkan Snapdragon 8 Elite for Galaxy.
Hasil benchmark menunjukkan Samsung masih unggul dalam performa CPU, kecerdasan buatan (AI), serta pengolahan grafis berat dan ray tracing.
Baca Juga: Samsung Bagi-Bagi Fitur AI Eksklusif Galaxy S26, Pengguna Galaxy Z Fold 7 Dapat Suntikan AI Baru
Namun dalam penggunaan sehari-hari, antarmuka Motorola yang lebih ringan membuat perangkat terasa lebih responsif.
Kelebihan paling mencolok Razr Fold berada pada baterai. Motorola membekalinya dengan baterai jumbo 6.000 mAh atau sekitar 36 persen lebih besar dibanding Galaxy Z Fold 7 yang hanya 4.400 mAh.
Pengisian daya kabelnya juga mencapai 80 watt, jauh meninggalkan Samsung yang hanya 25 watt.
Baca Juga: Samsung Rilis Update Hampir 900MB untuk Galaxy Z TriFold, Ada Kejutan AI yang Bikin Penasaran
Pada sektor kamera, Motorola kembali unggul berkat sensor telefoto periskop 50 MP dengan sensor lebih besar.
Meski Samsung membawa kamera utama 200 MP, kualitas pembesaran gambar (zoom) pada Razr Fold disebut mampu menangkap detail lebih baik.
Dari sisi harga, Motorola Razr Fold juga diposisikan lebih kompetitif. Sebagai pembanding, Galaxy Z Fold 7 varian dasar dengan memori 12 GB dan penyimpanan 256 GB dibanderol Rp32,5 juta.(*)
Editor : Budi Miank