Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pixel 11 Disebut Bisa Tahan Kenaikan Harga Flagship, Google Jajaki Pemasok RAM Alternatif dari China

Budi Miank • Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:58 WIB
Render bocoran Pixel 11 Pro yang disebut akan menjadi penerus lini Pixel generasi berikutnya.(Dok. Google Pixel)
Render bocoran Pixel 11 Pro yang disebut akan menjadi penerus lini Pixel generasi berikutnya.(Dok. Google Pixel)

PONTIANAK POST - Google disebut menyiapkan strategi baru untuk menjaga harga Pixel 11 tetap kompetitif ketika pasar smartphone premium menghadapi tekanan kenaikan biaya komponen. 

Perusahaan itu dikabarkan mulai menjajaki pemasok RAM alternatif dari China guna menekan ongkos produksi perangkat generasi berikutnya.

Langkah tersebut muncul saat Samsung dan Apple diperkirakan akan menaikkan harga lini flagship mereka, termasuk Galaxy S27 dan iPhone 18 Pro. 

Baca Juga: Ponsel Lipat Pertama Apple Rilis September Ini, Render Terbaru iPhone Ultra Ungkap Desain Super Tipis

Google melihat peluang untuk mempertahankan daya saing dengan menawarkan spesifikasi premium tanpa lonjakan harga yang terlalu tinggi.

Laporan industri menyebut produsen memori asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), menjadi salah satu kandidat pemasok baru karena menawarkan harga yang lebih rendah dibanding Samsung, SK Hynix, maupun Micron.

Apple bahkan disebut telah mengisyaratkan kenaikan harga pada lini iPhone 18, sementara Galaxy S27 juga diperkirakan akan mengikuti tren serupa.

Menurut rumor yang beredar, penggunaan RAM dari CXMT dapat membantu Google mempertahankan harga Pixel 11 pada level yang sama dengan generasi sebelumnya. 

Baca Juga: Samsung Gulirkan Update Galaxy A37, Patch Juni 2026 Tutup 45 Kerentanan Keamanan Sistem Android

Strategi ini dinilai penting agar lini Pixel tetap kompetitif di tengah persaingan pasar flagship yang semakin ketat.

Laporan tersebut menyebutkan minat Google terhadap CXMT bahkan dikaitkan dengan CEO Google, Sundar Pichai. 

Namun hingga kini belum diketahui berapa besar volume memori yang akan dibeli maupun perangkat mana yang akan menggunakannya.

Google bukan satu-satunya perusahaan yang dikabarkan menjalin komunikasi dengan CXMT. 

Sejumlah produsen komputer seperti Dell, HP, ASUS, dan Acer juga disebut telah melakukan pembicaraan dengan perusahaan tersebut sebagai alternatif pemasok memori.

Sebelumnya, muncul rumor bahwa Google berencana mempertahankan harga Pixel 11 Pro di kisaran Rp16,3 juta dengan mengurangi kapasitas RAM dari 16 GB menjadi 12 GB.

Baca Juga: Samsung Galaxy A27 Pamer Desain Baru, Usung Empat Warna Baru dan One UI 8.5 Berbasis Android 16

Meski kapasitas tersebut masih dianggap memadai untuk kebutuhan saat ini, sebagian analis menilai pengurangan RAM berpotensi membatasi kemampuan perangkat dalam menjalankan fitur kecerdasan buatan generasi mendatang dan dukungan perangkat lunak jangka panjang.

Di sisi lain, penggunaan RAM yang lebih murah juga membuka kemungkinan berbeda. 

Google dapat mempertahankan konfigurasi RAM tinggi tanpa menaikkan harga, atau justru meningkatkan margin keuntungan jika harga jual tetap naik mengikuti tren industri.(*)

Editor : Budi Miank
#iPhone 18 Pro #Galaxy S27 #Google Pixel 11 #Pixel 11 Pro