PONTIANAK POST - Persaingan Android dan iPhone selama bertahun-tahun melahirkan banyak inovasi yang saling memengaruhi.
Meski Android sering dianggap lebih cepat menghadirkan fitur baru, laporan terbaru mengungkap sedikitnya 12 fitur populer yang kini umum digunakan di Android ternyata pertama kali diperkenalkan oleh Apple melalui sistem operasi iOS.
Laporan terbaru menyebut sejumlah fitur yang kini menjadi standar di perangkat Android modern, mulai dari navigasi gestur hingga perekam layar bawaan, awalnya diperkenalkan lebih dulu pada iPhone sebelum akhirnya diadopsi oleh Google dan produsen Android lainnya.
Baca Juga: Jangan Cuma Buat Chat dan Foto, Ini 5 Fitur Samsung yang Jarang Diketahui Pengguna
Navigasi Gestur hingga Mode Malam
Salah satu perubahan terbesar terjadi pada sistem navigasi. Apple memperkenalkan navigasi berbasis gestur melalui iPhone X pada 2017, menggantikan tombol fisik dan virtual dengan gerakan sapuan layar.
Dua tahun kemudian, Android mengadopsi konsep serupa melalui Android Q yang dirilis pada 2019. Kini, sistem navigasi gestur menjadi standar di hampir seluruh smartphone Android modern.
Apple juga lebih dulu menghadirkan fitur Night Shift melalui iOS 9.3 pada Maret 2016.
Fitur tersebut mengurangi cahaya biru layar dengan mengubah warna tampilan menjadi lebih hangat untuk membantu kualitas tidur pengguna.
Baca Juga: Harga iPhone 18 Pro Max Bakal Tembus Tembus Rp22 Juta, Apple Hadapi Krisis Memori dan Biaya Produksi
Beberapa bulan setelahnya, Google menghadirkan fitur serupa melalui Android 7.0 Nougat.
AirDrop Jadi Inspirasi Berbagi File Modern
Fitur berbagi file nirkabel juga menjadi salah satu area yang menunjukkan pengaruh Apple.
AirDrop diperkenalkan Apple pada perangkat iOS dan iPadOS pada 2013, memungkinkan transfer file cepat tanpa kompresi kualitas.
Google kemudian meluncurkan Nearby Share pada 2020 sebelum berkolaborasi dengan Samsung dan mengubahnya menjadi Quick Share pada 2024.
Teknologi tersebut kini menjadi sistem berbagi file utama di ekosistem Android.
Face Unlock Lebih Aman Berkat Apple
Meski Android lebih dulu memperkenalkan Face Unlock pada 2011, teknologi tersebut hanya menggunakan pemindaian wajah dua dimensi sehingga relatif mudah dikelabui.
Baca Juga: Bukan Sekadar Notifikasi, Dynamic Island iPhone Ternyata Punya Fitur Nyeleneh yang Bikin Ketagihan
Apple kemudian menghadirkan Face ID berbasis pemetaan wajah tiga dimensi pada iPhone X tahun 2017 melalui sistem TrueDepth Camera.
Teknologi tersebut menjadi acuan bagi sejumlah produsen Android yang kemudian mengembangkan sistem pengenalan wajah berbasis pemindaian 3D untuk meningkatkan keamanan perangkat.
Perekam Layar dan Screenshot Modern
Apple juga lebih dahulu menghadirkan perekam layar bawaan melalui iOS 11 pada 2017.
Android baru menyusul tiga tahun kemudian melalui Android 11 yang dirilis pada 2020.
Baca Juga: Samsung Gulirkan Update Galaxy A37, Patch Juni 2026 Tutup 45 Kerentanan Keamanan Sistem Android
Selain itu, fitur anotasi screenshot yang memungkinkan pengguna langsung mengedit hasil tangkapan layar juga hadir lebih dulu di iPhone sebelum akhirnya tersedia secara luas pada Android 9 Pie.
Asisten Digital hingga Kontrol Privasi
Apple memperkenalkan Siri sebagai asisten digital bawaan pada 2011 setelah mengakuisisi teknologi tersebut.
Android kemudian meluncurkan Google Now pada 2012 yang berkembang menjadi Google Assistant pada 2016.
Dalam aspek privasi, Apple lebih dulu menerapkan sistem izin aplikasi yang lebih rinci melalui iOS 6 dan iOS 8.
Android baru menghadirkan kontrol izin aplikasi yang lebih granular pada Android 6.0 Marshmallow tahun 2015.
Selain itu, fitur Do Not Disturb yang memungkinkan pengguna membatasi gangguan notifikasi saat bekerja atau beristirahat juga lebih dulu hadir di iOS 6 sebelum diadopsi Android melalui Android 5.0 Lollipop.(*)
Editor : Budi Miank