Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Samsung Main Dua Kartu di Galaxy Z Flip 8, Snapdragon untuk AS dan Exynos untuk Pasar Sendiri

Budi Miank • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:13 WIB
Samsung Galaxy Z Flip 8 dikabarkan hadir dengan konfigurasi chipset berbeda untuk tiap wilayah pemasaran. (Ilustrasi)
Samsung Galaxy Z Flip 8 dikabarkan hadir dengan konfigurasi chipset berbeda untuk tiap wilayah pemasaran. (Ilustrasi)

PONTIANAK POST - Samsung disebut menyiapkan strategi berbeda untuk Galaxy Z Flip 8 dengan membagi penggunaan chipset berdasarkan wilayah penjualan. 

Bocoran terbaru dari dokumen Federal Communications Commission (FCC) mengungkap varian Amerika Serikat akan dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.

Sementara itu, pasar Eropa dan Korea Selatan dikabarkan menerima Galaxy Z Flip 8 dengan prosesor Exynos 2600 buatan Samsung sendiri. 

Baca Juga: Bocor Duluan! Wallpaper Galaxy Z Fold 8 Wide Ungkap 4 Warna Baru yang Siap Bikin Geger

Perbedaan ini menjadi salah satu perubahan besar menjelang peluncuran resmi perangkat pada akhir Juli 2026.

Informasi tersebut menguat setelah model bernomor SM-F776U lolos sertifikasi FCC, sekaligus mempertegas langkah Samsung yang kembali menerapkan strategi dual-chipset pada lini ponsel lipat premiumnya.

Dokumen itu sekaligus mengonfirmasi sejumlah fitur konektivitas seperti Wi-Fi 7, Bluetooth, NFC, pengisian daya nirkabel, Wireless PowerShare, DisplayPort, serta dukungan komunikasi satelit melalui band NB-NTN B255.

Menurut laporan terbaru, penggunaan Snapdragon pada model AS hampir pasti karena kode akhiran "U" selama ini identik dengan perangkat Samsung untuk operator Amerika Serikat.

Baca Juga: Apple, Samsung, dan Google Bikin Pengguna Tenang, Ponsel Flagship Kini Awet Update 7 Tahun

Sementara itu, laporan media Korea Selatan The Bell menyebut Samsung berencana membagi distribusi chipset berdasarkan wilayah. 

Pasar Eropa dan Korea Selatan disebut akan mendapatkan Exynos 2600, sedangkan Amerika Utara dan China tetap memakai Snapdragon.

Langkah tersebut menandai perubahan besar dalam lini ponsel lipat Samsung. 

Generasi sebelumnya, Galaxy Z Flip 7, menggunakan satu chipset yang sama secara global, yakni Exynos 2500.

Laporan itu menyebut salah satu alasan di balik strategi dual-chip adalah efisiensi biaya produksi. 

Exynos 2600 dinilai memiliki biaya pengadaan lebih rendah dibandingkan Snapdragon, di tengah meningkatnya harga komponen memori dan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) sepanjang 2026.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Pastikan Varian Hitam Tetap Hadir Tahun Ini, Warna Hijau Eksklusif Online Jadi Rebutan Penggemar

Selain chipset, dokumen FCC juga menunjukkan Galaxy Z Flip 8 belum dibekali Ultra Wideband (UWB) untuk pasar AS, sama seperti generasi sebelumnya. 

Absennya fitur tersebut berarti pengguna tidak dapat memanfaatkan pelacakan presisi perangkat seperti SmartTag dengan penunjuk arah dan jarak secara langsung..(*)

Editor : Budi Miank
#Samsung Galaxy Z Flip 8 #Exynos 2600 #Galaxy Z Flip 8 #Snapdragon 8 Elite Gen 5 #samsung