PONTIANAK POST - Oppo membawa Reno16 dan Reno16 Pro ke pasar global dengan sejumlah penyesuaian penting dibanding versi yang lebih dulu meluncur di China.
Perubahan tersebut mencakup sektor performa hingga kapasitas baterai di beberapa negara.
Reno16 Pro versi internasional kini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8550 Super, berbeda dari Dimensity 9500s yang digunakan model China.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Punya Fitur Rahasia Baru, Sekali Ketuk Layar Langsung Tak Bisa Diintip!
Langkah ini menandai strategi Oppo dalam menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan dan pasar regional.
Sementara Reno16 reguler mengandalkan Snapdragon 7 Gen 4. Oppo juga memangkas baterai Reno16 Pro menjadi 6.700 mAh dari sebelumnya 7.000 mAh, meski keduanya tetap mendukung pengisian cepat 80W SuperVOOC.
Layar justru menjadi salah satu peningkatan utama. Reno16 Pro global mengusung panel AMOLED 6,32 inci dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan lokal hingga 3.600 nits.
Baca Juga: Main Gim Lebih Mulus di Xiaomi? Modul Ini Bisa Lepas Pembatas FPS, Risiko Garansi Mengintai
Adapun Reno16 standar masih bertahan di 120Hz dengan spesifikasi panel serupa.
Di sektor kamera, Oppo mempertahankan konfigurasi premium pada Reno16 Pro, yakni kamera utama 200MP dengan sensor Samsung S5KHP5, lensa ultra-wide 50MP, dan telefoto 50MP dengan kemampuan zoom optik 3,5 kali.
Reno16 reguler menggunakan sensor utama Sony LYT-600 beresolusi 50MP, didampingi kamera ultra-wide dan telefoto yang sama.
Kedua perangkat menjalankan Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16 serta mengantongi sertifikasi ketahanan IP68, IP69, dan P69K untuk perlindungan terhadap debu serta air.
Untuk pasar Eropa, Reno16 dibanderol mulai Rp17,1 juta untuk varian 8GB/512GB.
Sementara Reno16 Pro dijual mulai Rp20,9 juta untuk konfigurasi 12GB/512GB.(*)
Editor : Budi Miank