PONTIANAK POST - Oppo resmi meluncurkan Reno16 dan Reno16 Pro ke pasar global dengan banderol mulai Rp17 juta hingga Rp20,8 juta.
Harga tersebut menempatkan Reno16 Series di segmen premium sekaligus memunculkan perdebatan mengenai batas baru smartphone kelas menengah.
Reno16 mengandalkan chipset Snapdragon 7 Gen 4, baterai 6.700 mAh, pengisian cepat 80W, serta layar OLED 120Hz.
Baca Juga: Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition Tampil Mewah, Desain Mobil Sport yang Dibanderol Rp7,2 Juta
Kombinasi spesifikasi tersebut menjadi senjata Oppo untuk bersaing dengan perangkat flagship yang kini semakin agresif di pasar global.
Sementara Reno16 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8550, RAM 12 GB, dan sistem kamera utama 200 MP berbasis sensor ISOCELL HP5.
Kedua perangkat sama-sama dibekali panel OLED 10-bit yang mendukung HDR10+, tingkat kecerahan hingga 1.800 nits pada mode tinggi, dan puncak kecerahan mencapai 3.600 nits.
Perbedaan utama terletak pada refresh rate Reno16 Pro yang mencapai 144Hz.
Baca Juga: Apple Siapkan 5 Produk Baru Sekaligus, iPhone 18 Pro hingga iPhone Ultra Siap Debut September 2026
Pada sektor fotografi, Reno16 Pro membawa kamera utama 200 MP dengan sensor 1/1,56 inci yang dipadukan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optik 3,5x serta kamera ultra-wide 50 MP.
Kamera depan juga mengusung sensor ultra-wide 50 MP dengan sudut pandang 100 derajat.
Sementara itu, Reno16 standar menggunakan sensor utama Sony Lytia 600 50 MP berukuran 1/1,95 inci.
Meski demikian, OPPO tetap mempertahankan kamera telefoto 50 MP dan konfigurasi kamera pendukung yang sama seperti versi Pro.
Media teknologi GSMArena dalam laporan pekannya menilai harga Reno16 dan Reno16 Pro mendorong perubahan persepsi konsumen terhadap kategori ponsel kelas menengah.(*)
Editor : Budi Miank