PONTIANAK POST - Persaingan smartphone gaming di bawah Rp9 juta semakin sengit pada 2026 dengan hadirnya perangkat yang menawarkan performa mendekati ponsel flagship.
Berbekal chipset kelas atas, sistem pendingin canggih, dan baterai berkapasitas besar, deretan ponsel ini mampu menjalankan gim berat dengan lancar.
RedMagic 11 Air menjadi model yang paling menonjol berkat kombinasi Snapdragon 8 Elite, kipas pendingin internal, baterai 7.000 mAh, dan tombol bahu khusus untuk bermain gim.
Baca Juga: Xiaomi Bawa Redmi Note 15 Series ke Indonesia, HP Harga Rp2 Jutaan dengan Fitur Premium
Perangkat ini dinilai menawarkan nilai terbaik untuk memainkan judul populer seperti PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, Genshin Impact, hingga Wuthering Waves.
Di posisi berikutnya terdapat Poco X8 Pro Max yang dibekali Dimensity 9500s dan baterai 8.500 mAh.
Ponsel tersebut dijual sekitar Rp7,9 juta dan mampu menjalankan gim berat dengan frame rate tinggi tanpa peningkatan suhu berlebih.
Xiaomi 15T juga masuk daftar dengan harga sekitar 539 dolar AS atau Rp8,8 juta.
Baca Juga: Redmi Note 17 Series Dikabarkan Rilis Juli 2026, Varian Pro Max Bawa Spesifikasi Gahar
Perangkat ini mengandalkan Dimensity 8400-Ultra serta dukungan fitur gaming pada HyperOS yang memungkinkan pengguna mengatur mode permainan dan merekam gameplay secara langsung.
Sementara itu, Motorola Edge 60 Pro dinilai sebagai salah satu smartphone kelas menengah paling seimbang tahun ini.
Dengan banderol sekitar Rp7,5 juta, perangkat tersebut menawarkan chipset Dimensity 8350 Extreme, RAM 12 GB, dan penyimpanan UFS 4.0.
Google Pixel 10a turut direkomendasikan berkat pengalaman Android murni dan dukungan pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun.
Smartphone seharga Rp8,1 juta itu menggunakan Tensor G4 dan mampu menjalankan Call of Duty Mobile hingga 120 FPS.
Samsung Galaxy S23 yang telah berusia tiga tahun juga masih dianggap relevan untuk gamer dengan anggaran terbatas.
Baca Juga: Redmi K90 Ultra Resmi Meluncur 30 Juni, Harga Rp6,7 Jutaan dengan Spek Flagship Gaming
Dijual sekitar Rp6,5 juta, perangkat ini tetap mengandalkan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dengan performa yang masih kompetitif.
Di kelas menengah lainnya, Nothing Phone (3a) Pro dibanderol Rp7,2 juta dengan Snapdragon 7s Gen 3 dan antarmuka NothingOS yang minim bloatware.
Adapun Poco M8 Pro menjadi opsi paling terjangkau dengan harga Rp5 juta dan baterai 6.500 mAh.(*)
Editor : Budi Miank