PONTIANAK POST - Huawei dikabarkan akan mempertahankan harga lini Pura generasi berikutnya meski biaya komponen dan memori smartphone terus meningkat pada 2026.
Keputusan tersebut dinilai menjadi strategi perusahaan untuk menjaga daya saing di pasar premium tanpa membebankan kenaikan biaya kepada konsumen.
Langkah Huawei juga berpotensi memperketat persaingan di China, terutama ketika Apple disebut mengisyaratkan penyesuaian harga untuk seri iPhone 18.
Baca Juga: Bocoran Redmi 17 5G: Lolos Dua Sertifikasi Internasional, Usung Baterai Jumbo 7.500 mAh
Jika terealisasi, strategi harga tersebut dapat menjadi keunggulan kompetitif Huawei di tengah pasar smartphone premium yang semakin kompetitif.
Pembocor teknologi @FixedFocus menyebutkan, Huawei belum memberikan konfirmasi resmi terkait strategi harga untuk perangkat Pura maupun Mate generasi terbaru.
Menurut unggahan tersebut, sebagian besar perangkat Huawei yang akan datang diperkirakan mempertahankan banderol serupa dengan generasi sebelumnya.
Kebijakan itu berbeda dengan sejumlah produsen besar yang mulai menyesuaikan harga akibat meningkatnya biaya produksi dan pasokan komponen.
Baca Juga: Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8 Terungkap Lewat Casing Resmi, Ini Tampilannya
Apple sebelumnya disebut akan menerapkan kenaikan harga pada lini iPhone 18 yang dijadwalkan meluncur tahun ini.
Jika kebijakan tersebut benar diterapkan, Huawei berpotensi memperoleh keuntungan kompetitif melalui Pura Series dengan harga yang tetap stabil.
Analis pasar menilai strategi mempertahankan harga dapat menjadi faktor penting dalam menarik konsumen di China, terutama di tengah persaingan ketat antara produsen lokal dan merek global.
Stabilitas harga juga dinilai mampu menjaga momentum penjualan Huawei yang terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.
Selain Pura Series, lini Mate 90 juga dikabarkan berpeluang tidak mengalami kenaikan harga.(*)
Editor : Budi Miank