PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan langkah baru di industri smartphone dengan mengembangkan perangkat layar gulung pertamanya yang sementara disebut Galaxy Z Slide.
Ponsel tersebut diproyeksikan meluncur pada paruh pertama 2028 sebagai penerus evolusi perangkat layar fleksibel milik perusahaan.
Setelah memperluas pasar melalui seri Galaxy Z Fold, Galaxy Z Flip, dan perangkat TriFold, Samsung disebut ingin menghadirkan format baru yang mampu mengubah ukuran layar sesuai kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Jelang Rilis, Huawei Mate 90 Pro Max Dikabarkan Usung Teknologi Selfie Terbaru
Kehadiran teknologi rollable itu berpotensi membuka babak baru persaingan smartphone premium dalam beberapa tahun mendatang.
Seorang sumber internal Samsung menyebut pengembangan perangkat tersebut telah berlangsung secara internal dengan kemungkinan besar menggunakan panel buatan Samsung Display.
Kehadiran produk ini juga dipandang sebagai upaya memperluas inovasi di tengah pasar smartphone premium yang semakin kompetitif.
Laporan analis Omdia memperkirakan Galaxy Z Slide akan membawa layar OLED yang dapat mengembang hingga 10 inci saat dibuka penuh.
Baca Juga: iPhone 11 Pro hingga iPod Classic Diburu, Ini Alasan Produk Lawas Apple Masih Layak Dibeli pada 2026
Panel tersebut disebut memiliki rasio 16:9 dan kerapatan piksel mencapai 440,6 ppi, mendekati standar tablet premium modern.
Dengan ukuran tersebut, perangkat dapat berfungsi sebagai smartphone sekaligus tablet produktivitas tanpa memerlukan mekanisme lipatan tradisional seperti Galaxy Z Fold.
Samsung diyakini ingin menghadirkan pengalaman baru yang lebih mulus dan minim bekas lipatan layar.
Media Korea mt.co menyebut layar rollable memiliki tantangan komersialisasi yang lebih besar dibanding perangkat lipat.
Teknologi ini membutuhkan mekanisme rol internal, penguatan struktur, pengendalian lipatan, serta desain optik yang tetap konsisten meski layar terus bergerak.
Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 vs Fold 8 Ultra, Samsung Ubah Strategi dengan Dua Desain Berbeda
Samsung Display sendiri telah memamerkan sejumlah konsep serupa dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Flex Hybrid di CES 2023 dan Rollable Flex pada ajang SID 2023.
Kedua konsep tersebut menjadi fondasi teknologi menuju perangkat komersial di masa depan.
Langkah Samsung mengembangkan ponsel layar gulung muncul ketika produsen lain mulai memasuki era baru perangkat fleksibel.(*)
Editor : Budi Miank