PONTIANAK POST - Samsung Galaxy M67 dikabarkan semakin dekat menuju peluncuran setelah terdeteksi dalam basis data Geekbench dengan nomor model SM-M676K.
Daftar benchmark tersebut mengungkap sejumlah spesifikasi utama, termasuk penggunaan chipset Exynos 2200, RAM 8 GB, dan sistem operasi Android 17 sebagai perangkat lunak bawaan.
Kemunculan perangkat di Geekbench menjadi salah satu indikasi bahwa proses pengembangan telah memasuki tahap akhir sebelum diperkenalkan secara resmi.
Baca Juga: 7 HP Lipat Terbaik 2026 Terbaru, dari Samsung hingga Honor, Mana yang Paling Layak Dibeli?
Bocoran ini sekaligus memberi gambaran awal mengenai peningkatan performa yang akan ditawarkan Galaxy M67 di segmen smartphone kelas menengah.
Meski Samsung belum mengumumkan jadwal peluncurannya, hasil benchmark tersebut memberikan gambaran awal mengenai spesifikasi inti Galaxy M67.
Berdasarkan data Geekbench, Galaxy M67 menggunakan chipset Samsung dengan kode S5E9925, yang mengacu pada Exynos 2200 berfabrikasi 4 nanometer.
Chip ini memiliki konfigurasi delapan inti dengan kecepatan dasar 1,82 GHz dan kecepatan maksimum 2,80 GHz.
Baca Juga: Samsung Galaxy A37 5G Meluncur dengan Exynos 1480 dan IP68, Masih Layak Dibeli?
Perangkat tersebut juga tercatat membawa RAM 8 GB, meski Samsung diperkirakan akan menyediakan konfigurasi memori lain saat peluncuran resmi.
Salah satu informasi menarik dari daftar Geekbench adalah penggunaan Android 17 sebagai sistem operasi bawaan.
Galaxy M67 berpotensi menjadi salah satu smartphone kelas menengah pertama Samsung yang hadir dengan versi Android terbaru sejak awal penjualan.
Belum ada rincian mengenai antarmuka One UI yang akan digunakan maupun fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang akan disematkan pada perangkat tersebut.
Dalam pengujian Geekbench, Galaxy M67 mencatat skor 1.421 poin untuk pengujian single-core dan 4.425 poin pada pengujian multi-core.
Baca Juga: Privacy Display Bakal Hadir di Semua Galaxy S27 Series? Ini Bocoran Terbarunya
Hasil tersebut menunjukkan peningkatan performa dibanding sejumlah perangkat Galaxy M Series generasi sebelumnya yang menggunakan chipset kelas menengah.
Namun, skor benchmark tidak selalu mencerminkan performa akhir perangkat dalam penggunaan sehari-hari karena masih dipengaruhi oleh optimasi perangkat lunak dan konfigurasi final saat peluncuran.(*)
Editor : Budi Miank