5 Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Smartphone Lipat Tetap Awet

Budi Miank • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 08:15 WIB
Smartphone lipat membutuhkan perawatan lebih dibanding ponsel biasa agar engsel dan layar tetap awet.(Dok. Samsung)
Smartphone lipat membutuhkan perawatan lebih dibanding ponsel biasa agar engsel dan layar tetap awet.(Dok. Samsung)

PONTIANAK POST - Popularitas smartphone lipat terus meningkat berkat desain inovatif dan pengalaman penggunaan yang berbeda. 

Namun, perangkat jenis ini memerlukan perawatan yang lebih cermat karena mengandalkan layar fleksibel dan mekanisme engsel yang lebih kompleks dibanding smartphone konvensional.

Sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele ternyata dapat mempercepat keausan layar maupun engsel jika dilakukan secara terus-menerus. 

Baca Juga: Samsung Patenkan Galaxy Z Flip Lipat Dua Arah, Cover Display Bisa Hilang

Karena itu, memahami cara penggunaan yang tepat menjadi langkah penting untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai smartphone lipat.

Kebiasaan pertama yang sebaiknya dihentikan adalah meletakkan ponsel lipat di permukaan yang kotor atau berpasir. 

Debu, pasir, dan serpihan kecil dapat masuk ke mekanisme engsel sehingga mengganggu proses buka-tutup. 

Jika engsel mulai terasa seret atau mengeluarkan bunyi tidak wajar, pengguna disarankan membersihkannya secara perlahan atau membawanya ke pusat servis resmi. 

Baca Juga: Google Pixel vs Samsung Galaxy, Siapa Jago Foto Malam? Ini Hasil Perbandingannya

Kesalahan berikutnya ialah menekan layar bagian dalam terlalu keras. 

Meski telah menggunakan lapisan kaca ultra-tipis, layar foldable masih lebih lunak dibanding layar smartphone biasa. 

Tekanan dari kuku, pena, atau benda keras lain berpotensi meninggalkan bekas permanen yang biaya perbaikannya relatif mahal. 

Pengguna juga tidak dianjurkan membuka atau menutup perangkat dengan hentakan menggunakan satu tangan seperti ponsel lipat lawas. 

Gerakan tersebut memberikan tekanan berlebih pada engsel dan layar fleksibel sehingga berpotensi mempercepat keausan komponen. 

Selain itu, kebiasaan melipat dan membuka perangkat berulang kali tanpa alasan juga sebaiknya dihindari. 

Walaupun produsen telah menguji ketahanan engsel hingga ratusan ribu kali lipatan, penggunaan yang tidak perlu tetap dapat mempercepat keausan mekanis dalam jangka panjang. 

Baca Juga: Samsung Galaxy A27 vs Galaxy A37, Mana HP Kelas Menengah yang Lebih Layak Dibeli?

Terakhir, pengguna disarankan tidak terlalu sering mengoperasikan smartphone lipat model buku dengan satu tangan saat posisi terbuka. 

Ukuran perangkat yang lebih lebar membuat risiko terjatuh meningkat, sekaligus memberikan beban tambahan pada engsel ketika digenggam dari salah satu sisi. 

Menggunakan casing dengan pegangan atau ring holder dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Seiring perkembangan teknologi, produsen seperti Samsung terus meningkatkan ketahanan perangkat lipat melalui material baru seperti Flex Titanium untuk mengurangi lipatan layar dan memperkuat struktur engsel.(*)

Editor : Budi Miank
smartphone lipat layar lipat Galaxy Z Fold foldable phone engsel HP lipat