PONTIANAK POST - Persaingan antara Android dan iPhone semakin ketat dengan kemampuan yang kini kian seimbang.
Meski begitu, masih ada sejumlah fitur khas Android yang membuat sebagian pengguna merasa kurang leluasa setelah beralih ke ekosistem Apple.
Mulai dari fleksibilitas kustomisasi hingga kemudahan mengatur aplikasi, beberapa kemampuan Android dinilai belum memiliki padanan yang setara di iOS.
Perbedaan tersebut membuat pengalaman berpindah platform tidak selalu berjalan mulus bagi semua pengguna.
1. Multitasking
Fitur pertama adalah multitasking.
Berbeda dengan iPhone yang masih menjalankan aplikasi secara bergantian di layar, banyak ponsel Android menawarkan split-screen, pop-up view, hingga app bubbles sehingga dua atau lebih aplikasi dapat digunakan secara bersamaan.
Bagi pengguna yang sering bekerja melalui ponsel, kemampuan ini dinilai jauh lebih praktis.
Baca Juga: Samsung Galaxy A27 vs Galaxy A37, Mana HP Kelas Menengah yang Lebih Layak Dibeli?
2. Desktop Mode
Keunggulan berikutnya adalah desktop mode, seperti Samsung DeX.
Fitur ini memungkinkan smartphone dihubungkan ke monitor eksternal untuk menghadirkan pengalaman layaknya komputer desktop lengkap dengan jendela aplikasi, taskbar, hingga dukungan keyboard dan mouse.
Hingga kini, Apple belum menyediakan fitur serupa pada iPhone.
3. Sideloading
Android juga dinilai lebih fleksibel karena mendukung sideloading dan toko aplikasi alternatif.
Pengguna dapat memasang aplikasi di luar Google Play Store, termasuk berbagai aplikasi open-source dan utilitas yang tidak tersedia di App Store.
Sebaliknya, iPhone masih membatasi pemasangan aplikasi di luar toko resmi pada sebagian besar wilayah.
Baca Juga: Google Pixel vs Samsung Galaxy, Siapa Jago Foto Malam? Ini Hasil Perbandingannya
4. File Android
Selain itu, sistem manajemen file Android dianggap lebih terbuka.
Pengguna dapat memindahkan file dengan mudah ke komputer, menggunakan aplikasi pengelola penyimpanan, hingga menjalankan sinkronisasi folder secara lebih leluasa tanpa banyak pembatasan sistem operasi.
5. Reverse Wireless Charging
Fitur terakhir yang disebut paling sering dirindukan adalah reverse wireless charging.
Baca Juga: Samsung Patenkan Galaxy Z Flip Lipat Dua Arah, Cover Display Bisa Hilang
Teknologi ini memungkinkan ponsel Android mengisi daya perangkat lain, seperti earbud atau smartphone lain, hanya dengan meletakkannya di bagian belakang perangkat.
Meski bukan fitur yang digunakan setiap hari, kemampuan tersebut dinilai sangat membantu dalam kondisi darurat.
iPhone dinilai tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang solid.(*)
Editor : Budi Miank