PONTIANAK POST - Minimal Phone kembali menarik perhatian dengan mengusung konsep smartphone yang berbeda dari tren perangkat modern saat ini.
Alih-alih mengejar spesifikasi tinggi atau fitur kamera berlimpah, ponsel ini dirancang untuk membantu pengguna tetap fokus dan mengurangi distraksi dari aktivitas digital sehari-hari.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui penggunaan layar E-Ink monokrom serta keyboard fisik penuh yang mengingatkan pada ponsel BlackBerry.
Baca Juga: Bocoran Galaxy A27 Terungkap, Nothing Phone (3a) Tetap Jadi Rival Berat
Kombinasi keduanya menawarkan pengalaman mengetik yang lebih nyaman sekaligus mendorong penggunaan smartphone yang lebih sederhana dan produktif.
Minimal Phone dirancang untuk pengguna yang ingin mengurangi ketergantungan pada media sosial dan notifikasi tanpa harus sepenuhnya meninggalkan smartphone.
Berbeda dengan ponsel Android pada umumnya, perangkat ini menggunakan layar E-Ink berukuran sekitar 4,3 inci yang lebih nyaman di mata, hemat daya, dan tidak dirancang untuk konsumsi konten visual secara intensif.
Layar hitam-putih tersebut justru membuat aktivitas seperti membuka media sosial, menonton video, atau bermain gim terasa kurang menarik.
Baca Juga: ASUS ROG Phone 7 Ultimate: Pilihan Premium untuk Gamer
Kondisi itu secara tidak langsung membantu pengguna lebih fokus pada aktivitas penting seperti membaca, membalas email, menulis pesan, hingga mengelola agenda harian.
Salah satu daya tarik utama Minimal Phone adalah keberadaan keyboard fisik QWERTY.
Tombol-tombol mekanis memberikan sensasi mengetik yang berbeda dibanding layar sentuh dan membangkitkan nostalgia bagi mantan pengguna BlackBerry.
Keyboard tersebut juga dilengkapi pintasan yang dapat diprogram untuk membuka aplikasi tertentu dengan cepat.
Meski mengusung konsep minimalis, perangkat ini tetap menjalankan sistem operasi Android sehingga masih mendukung berbagai aplikasi penting, termasuk layanan pesan instan, email, navigasi, hingga aplikasi produktivitas.
Namun, pengalaman menggunakan aplikasi multimedia memang tidak menjadi fokus utama karena keterbatasan karakteristik layar E-Ink.
Baca Juga: Bocoran Harga iPhone Ultra Bikin Heboh! Apple Disebut Siap Jual Ponsel Lipat Rp40 Jutaan
Pengalaman menggunakan Minimal Phone terasa seperti menjalani digital detox tanpa harus benar-benar melepaskan konektivitas modern.
Ponsel ini dinilai cocok bagi pengguna yang ingin meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi kebiasaan menggulir media sosial secara berlebihan.(*)
Editor : Budi Miank