Bukan Galaxy AI, Ini Deretan Fitur Lama Samsung yang Ingin Kembali Hadir

Budi Miank • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 09:30 WIB
Sejumlah fitur lawas Samsung Galaxy dinilai masih layak dipertahankan meski telah dihapus pada generasi terbaru. (Ilustrasi)
Sejumlah fitur lawas Samsung Galaxy dinilai masih layak dipertahankan meski telah dihapus pada generasi terbaru. (Ilustrasi)

PONTIANAK POST - Samsung terus menghadirkan berbagai inovasi melalui pembaruan One UI dan perangkat Galaxy generasi terbaru. 

Namun, di balik hadirnya fitur-fitur baru, sejumlah kemampuan lawas justru menghilang dan hingga kini masih dirindukan oleh sebagian pengguna setia.

Beberapa fitur tersebut dinilai menawarkan kemudahan dan pengalaman penggunaan yang belum sepenuhnya tergantikan. 

Baca Juga: Setelah Setahun Memakai Galaxy Z Flip 7, Ini Perubahan yang Dinilai Wajib Dilakukan Samsung

Karena itu, tidak sedikit pengguna yang berharap Samsung menghadirkannya kembali pada pembaruan One UI maupun perangkat Galaxy di masa mendatang.

Setidaknya ada empat fitur Galaxy yang dinilai seharusnya tetap dipertahankan. 

1. Edge Panels

Fitur pertama adalah dukungan Edge Panels pihak ketiga. 

Saat pertama kali diperkenalkan, Edge Panels tidak hanya berisi pintasan aplikasi, tetapi juga bisa diperluas melalui Galaxy Store dengan berbagai panel buatan pengembang, seperti kalkulator, tombol Quick Settings, hingga pintasan browser. 

Dukungan tersebut kemudian dihapus di One UI 7 sehingga pilihan panel kini jauh lebih terbatas. 

Baca Juga: 7 Tahun Galaxy Fold, Samsung Ceritakan Perjalanan Inovasi Ponsel Lipat Sejak 2019

2. Magnetic Secure Transmission

Fitur berikutnya adalah Magnetic Secure Transmission (MST). 

Teknologi ini memungkinkan ponsel Galaxy melakukan pembayaran di mesin EDC lama yang belum mendukung NFC dengan meniru sinyal pita magnetik kartu debit atau kredit. 

Meski kini pembayaran nirkontak berbasis NFC sudah semakin luas digunakan, MST masih berguna di sejumlah toko yang menggunakan terminal pembayaran lama. 

3. Widget Layar Kunci

Samsung juga dinilai mundur dalam hal widget layar kunci. 

Sebelum One UI 7, pengguna dapat menempatkan widget berukuran penuh pada lock screen. 

Kini Samsung lebih mengadopsi widget bergaya iPhone yang ukurannya lebih kecil dan pilihan aplikasinya lebih terbatas, sehingga dinilai mengurangi fleksibilitas personalisasi. 

Baca Juga: Samsung Patenkan Galaxy Z Flip Lipat Dua Arah, Cover Display Bisa Hilang

4. Iris Scanner

Fitur terakhir yang dianggap paling layak dipertahankan adalah iris scanner.

Teknologi ini pernah hadir pada beberapa smartphone flagship Samsung dan menawarkan autentikasi biometrik dengan tingkat keamanan tinggi, sehingga dapat digunakan untuk aplikasi perbankan maupun pembayaran digital. 

Setelah dihentikan, Samsung kembali mengandalkan pemindai sidik jari serta face recognition berbasis kamera depan yang memiliki tingkat keamanan lebih rendah dibanding iris scanner.

Samsung memang terus mengganti fitur lama dengan teknologi baru.(*)

Editor : Budi Miank
One UI Iris Scanner Edge Panels Samsung Galaxy