PONTIANAK POST - Vivo menghadirkan dua smartphone flagship dengan karakter berbeda melalui Vivo X300e dan Vivo X300 FE.
Keduanya sama-sama ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 dan dibekali sistem kamera hasil kolaborasi dengan ZEISS, namun menawarkan keunggulan yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan pengguna.
Vivo X300e lebih mengutamakan daya tahan dengan baterai berkapasitas lebih besar, sehingga cocok bagi pengguna yang menginginkan waktu penggunaan lebih lama.
Baca Juga: Vivo X300 E Dipastikan Makin Dekat Meluncur, Bocoran Spesifikasi Muncul Lebih Dulu di Operator China
Sementara itu, Vivo X300 FE hadir dengan desain yang lebih ringkas serta menawarkan fitur kamera tambahan yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman fotografi dan mobilitas sehari-hari.
Perbedaan tersebut membuat kedua perangkat menyasar segmen pengguna yang berbeda.
Vivo X300e lebih tepat bagi mereka yang memprioritaskan baterai, sedangkan Vivo X300 FE menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan smartphone premium dengan desain lebih kompak dan kemampuan kamera yang lebih lengkap.
X300e lebih ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, sedangkan X300 FE cocok bagi mereka yang menginginkan flagship berukuran kompak dengan kemampuan fotografi lebih fleksibel.
Baca Juga: Vivo S2 Diprediksi Hadir Agustus 2026, Ramaikan Pasar Flagship Ringkas dengan Fitur Kelas Atas
Di sektor performa, Vivo X300e dan X300 FE sama-sama mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan dengan penyimpanan UFS 4.1.
Dengan spesifikasi inti yang identik, keduanya diperkirakan menawarkan performa setara untuk bermain gim, multitasking, maupun menjalankan aplikasi berbasis AI.
Perbedaan paling mencolok terdapat pada baterai. Vivo X300e dibekali baterai 7.200 mAh, sedangkan X300 FE menggunakan baterai 6.500 mAh.
Kapasitas yang lebih besar membuat X300e diprediksi mampu bertahan lebih lama dalam penggunaan sehari-hari, terutama untuk aktivitas berat seperti bermain gim atau streaming video.
Di sisi desain, Vivo X300 FE mengusung bodi yang lebih ringkas dan ringan sehingga lebih nyaman digunakan dengan satu tangan.
Sementara itu, X300e memiliki dimensi lebih besar sebagai konsekuensi dari penggunaan baterai berkapasitas jumbo.
Baca Juga: Vivo S2 Bikin Heboh, Bocoran Poster Resmi Beberkan Desain Premium dan Spesifikasi Andalan
Untuk fotografi, kedua perangkat mengusung kamera utama 50 MP dan kamera telefoto periskop 50 MP dengan teknologi ZEISS.
Namun, X300 FE memiliki keunggulan karena mendukung aksesori telephoto extender milik Vivo, yang memungkinkan pengguna memperoleh kemampuan zoom optik lebih jauh. Fitur tersebut tidak tersedia pada X300e.
Kualitas foto harian dari kedua perangkat diperkirakan tetap sangat mirip karena menggunakan konfigurasi sensor dan penyetelan warna yang hampir sama.
Baca Juga: Vivo X300e Resmi Meluncur, Andalkan Kamera ZEISS dan Baterai Berkapasitas Besar
Perbedaan utamanya lebih terasa bagi pengguna yang memanfaatkan aksesori kamera tambahan pada X300 FE.
Secara keseluruhan, pilihan antara Vivo X300e dan Vivo X300 FE bergantung pada kebutuhan pengguna.
X300e lebih cocok bagi mereka yang mengutamakan daya tahan baterai maksimal, sedangkan X300 FE menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan ponsel flagship berukuran kompak dengan dukungan aksesori fotografi yang lebih lengkap.(*)
Editor : Budi Miank