PONTIANAK POST - Sejumlah pengguna Samsung Galaxy S25 Ultra dan Galaxy S24 Ultra melaporkan peningkatan konsumsi baterai serta suhu perangkat yang lebih tinggi setelah memasang pembaruan keamanan Juli 2026.
Keluhan tersebut bermunculan dalam beberapa hari terakhir melalui forum komunitas Samsung dan berbagai platform media sosial.
Selain baterai yang dinilai lebih cepat habis, sebagian pengguna juga mengaku perangkat menjadi lebih panas saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Galaxy S26 vs Galaxy S25, Jangan Terkecoh! Ini 7 Perbedaan yang Bikin Upgrade Terasa Masuk Akal
Beberapa laporan bahkan menyebut proses pengisian daya terasa lebih lambat dibandingkan sebelum pembaruan perangkat lunak tersebut dipasang.
Hingga kini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut maupun memastikan penyebabnya.
Pengguna yang terdampak masih menantikan pembaruan lanjutan yang diharapkan dapat mengatasi masalah konsumsi daya, suhu perangkat, dan performa pengisian daya setelah update Juli 2026.
Hingga saat ini, Samsung belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab maupun solusi atas laporan tersebut.
Baca Juga: One UI 8.5 Resmi Meluncur, Namun Galaxy S25 Ultra Tak Dapat Fitur Video Stabil S26 Ultra
Menurut laporan terbaru, keluhan berasal dari sejumlah pemilik Galaxy S25 Ultra dan Galaxy S24 Ultra yang mengaku baterai perangkat berkurang lebih cepat, bahkan saat penggunaan ringan atau dalam kondisi siaga (standby).
Beberapa pengguna juga melaporkan bodi ponsel menjadi lebih hangat ketika menjalankan aplikasi sehari-hari.
Laporan serupa sebenarnya pernah muncul setelah pembaruan keamanan April 2026.
Saat itu, sebagian pengguna Galaxy S24 dan Galaxy S25 juga mengeluhkan peningkatan konsumsi baterai dan suhu perangkat, meski tidak dialami oleh seluruh pengguna.
Sejauh ini belum ada bukti bahwa masalah tersebut memengaruhi seluruh unit Galaxy S25 Ultra maupun Galaxy S24 Ultra.
Beberapa pengguna melaporkan perangkat mereka tetap bekerja normal setelah menerima pembaruan yang sama, sehingga indikasinya masih bersifat terbatas pada sebagian perangkat atau konfigurasi tertentu.
Samsung juga belum mengonfirmasi apakah keluhan tersebut disebabkan bug pada pembaruan perangkat lunak, proses optimasi sistem pasca-update, atau faktor lain.
Pengguna yang mengalami masalah disarankan melaporkannya melalui aplikasi Samsung Members agar dapat dianalisis oleh tim pengembang.(*)
Editor : Budi Miank