PONTIANAK POST - Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai ponsel lipat premium dengan sejumlah peningkatan di berbagai sektor, mulai dari desain yang lebih tipis, performa lebih tinggi, hingga sistem kamera yang lebih canggih.
Perangkat ini juga menjadi model foldable pertama Samsung yang mengadopsi baterai silicon-carbon, dipadukan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, layar utama 8 inci yang lebih terang, kamera utama 200 MP, serta dukungan fitur Galaxy AI terbaru.
Dibanding pendahulunya, Galaxy Z Fold 8 Ultra menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih matang, baik untuk produktivitas maupun hiburan.
Baca Juga: Galaxy AI Makin Digemari, Samsung Sebut 96 Persen Pengguna Z Fold7 dan Z Flip7 Aktif Memanfaatkannya
Namun, perangkat ini masih menyisakan sejumlah kompromi, seperti belum hadirnya dukungan S Pen dan banderol harga yang lebih tinggi dibanding model sebelumnya maupun beberapa pesaing di kelas flagship lipat.
Bagi pengguna yang menginginkan ponsel lipat dengan performa terbaik, desain premium, dan kemampuan kamera unggulan, Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi salah satu pilihan paling menarik saat ini.
Sebaliknya, bagi yang mengutamakan nilai ekonomis atau membutuhkan fitur seperti S Pen, perangkat ini mungkin belum menjadi opsi yang paling ideal.
Kombinasi tersebut menjadikannya salah satu perangkat lipat paling bertenaga yang pernah dibuat Samsung.
Desain Lebih Tipis, Layar Makin Nyaman
Perubahan terbesar Galaxy Z Fold 8 Ultra terletak pada desain yang lebih ramping dan ringan, sehingga lebih nyaman digunakan dalam mode terlipat maupun terbuka.
Samsung juga menghadirkan lapisan Titanium Flex untuk mengurangi lipatan di tengah layar serta meningkatkan daya tahan panel lipat.
Layar AMOLED 8 inci diklaim memiliki tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, sehingga tetap mudah dilihat di bawah sinar matahari.
Lapisan anti-reflektif baru juga membantu meningkatkan visibilitas saat digunakan di luar ruangan.
Performa dan Kamera Naik Kelas
Di sektor performa, Galaxy Z Fold 8 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dipadukan dengan berbagai fitur Galaxy AI untuk menunjang produktivitas dan multitasking di layar besar.
Prosesor ini menawarkan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya dibanding generasi sebelumnya.
Untuk fotografi, Samsung mempertahankan kamera utama 200 MP dan meningkatkan kamera ultrawide menjadi 50 MP.
Sistem kamera tersebut juga didukung berbagai fitur fotografi dan perekaman video berbasis AI yang dikembangkan untuk kebutuhan kreator konten.
Baterai Lebih Besar, Pengisian Lebih Cepat
Samsung juga meningkatkan sektor daya dengan baterai 5.000 mAh berbasis teknologi silicon-carbon yang memiliki kepadatan energi lebih tinggi.
Perangkat ini mendukung pengisian cepat kabel 45W dan pengisian nirkabel 20W, sehingga menawarkan daya tahan lebih baik tanpa membuat bodi bertambah tebal.
Masih Ada Kekurangan
Meski mendapat banyak peningkatan, Galaxy Z Fold 8 Ultra belum sepenuhnya tanpa cela.
Absennya dukungan S Pen, kenaikan harga dibanding generasi sebelumnya, serta sertifikasi IP48 yang masih berada di bawah standar IP68 pada flagship konvensional Samsung. (*)
Editor : Budi Miank