Samsung Galaxy Z Fold8 Usung Desain Passport, Layar Lebih Nyaman untuk Multitasking dan Aktivitas Harian

Budi Miank • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:56 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir sebagai lini foldable premium terbaru dengan desain lebih tipis dan fitur AI yang semakin lengkap.( Dok. Samsung)
Samsung Galaxy Z Fold8 mengusung desain "passport" dengan bodi lebih pendek dan lebar dibanding generasi sebelumnya. (Dok.  Samsung)

PONTIANAK POST - Samsung menghadirkan pendekatan desain baru pada Galaxy Z Fold8 dengan mengusung format "passport", yakni bodi yang lebih pendek dan lebih lebar dibandingkan generasi sebelumnya. 

Desain ini diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran perangkat pada ajang Galaxy Unpacked 2026 dan disebut berpotensi menjadi acuan baru di segmen smartphone lipat premium. Perubahan dimensi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan, terutama pada layar luar. 

Dengan rasio yang lebih proporsional, Galaxy Z Fold8 diklaim menawarkan pengalaman yang lebih nyaman untuk mengetik, membaca dokumen, menjelajahi media sosial, menonton video, hingga menjalankan berbagai aplikasi secara multitasking.

Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 Tak Lagi Sulit Dibuka, Samsung Rombak Desain Frame untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengguna

Sejumlah pengamat menilai desain passport menjadi salah satu perubahan paling signifikan pada Galaxy Z Fold8 karena berfokus pada pengalaman penggunaan sehari-hari, bukan sekadar membuat perangkat lebih tipis. 

Sejauh ini Samsung belum menyatakan secara resmi bahwa format tersebut akan menjadi standar seluruh lini Galaxy Fold di masa depan, namun sejumlah laporan industri menyebut desain serupa berpotensi diadopsi lebih luas.

Galaxy Z Fold8 hadir dengan rasio layar yang lebih lebar dibanding pendahulunya. Format ini membuat layar luar terasa lebih natural saat digunakan mengetik, menjelajah internet, maupun menjalankan aplikasi tanpa harus membuka perangkat sepenuhnya. 

Saat dibuka, perangkat menawarkan layar bagian dalam berasio sekitar 4:3, mendekati proporsi tablet. Rasio tersebut dinilai lebih sesuai untuk menikmati konten multimedia, membaca, hingga bekerja dengan fitur multi-jendela. 

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Makin Tipis dan Kencang, tetapi Harganya Naik, Masih Layak Dibeli?

Sejumlah analis industri menilai perubahan desain Galaxy Z Fold8 bukan sekadar penyegaran tampilan, melainkan upaya Samsung membentuk standar baru di segmen ponsel lipat. 

Laporan industri bahkan menyebut konsep "passport design" berpotensi kembali terlihat pada perangkat lipat lain yang diperkirakan hadir dalam beberapa bulan mendatang. 

Sejumlah media teknologi menilai bentuk baru tersebut menawarkan keseimbangan antara kenyamanan penggunaan satu tangan dan ruang layar yang lebih optimal dibanding desain memanjang yang digunakan selama beberapa generasi sebelumnya.

Selain membawa desain baru, Samsung juga memperkenalkan Galaxy Z Fold8 sebagai perangkat lipat yang lebih tipis dan ringan dibanding pendahulunya. 

Perusahaan menyebut perubahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan perangkat keras yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna modern.(*)

Editor : Budi Miank
HP lipat Samsung Galaxy Z Fold8 Samsung Galaxy Z Fold8 desain passport smartphone foldable