PONTIANAK POST - Huawei memperkenalkan MateBook Pro S sebagai laptop premium terbaru dengan bobot hanya 798 gram.
Dilansir dari huaweicentral, selain diklaim sebagai laptop paling ringan di dunia, perangkat ini membawa enam teknologi baru yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan, daya tahan baterai, konektivitas, hingga efisiensi ruang di dalam perangkat.
Huawei menyebut MateBook Pro S bukan sekadar mengandalkan desain tipis, tetapi juga menghadirkan inovasi yang belum pernah digunakan pada lini laptop sebelumnya.
Enam Teknologi Baru MateBook Pro S
Huawei membekali MateBook Pro S dengan enam peningkatan teknologi utama.
Baca Juga: Huawei Mate XT2 dan Mate 90 Series Dirumorkan Meluncur Bersamaan pada September 2026, Ini Bocorannya
1. Laptop paling ringan di dunia dengan bobot 798 gram
MateBook Pro S diklaim menjadi laptop paling ringan di dunia dengan bobot hanya 798 gram. Huawei menggunakan material magnesium-lithium alloy yang mampu memangkas bobot hingga 25 persen dan membuat bodi 17 persen lebih tipis dibanding desain sebelumnya.
2. Struktur rangka baru lebih kuat hingga 500 persen
Untuk pertama kalinya, Huawei menerapkan struktur mortise and tenon join pada laptop. Teknologi ini meningkatkan ketahanan bodi terhadap deformasi hingga 500 persen, sehingga perangkat tetap kokoh meski memiliki desain sangat tipis.
3. Baterai silikon tinggi dengan kepadatan energi lebih besar
MateBook Pro S menjadi laptop pertama Huawei yang memakai baterai high-silicon 10 persen. Teknologi ini meningkatkan kepadatan energi hingga 15 persen sekaligus membuat ukuran baterai 10 persen lebih tipis, sehingga daya tahan tetap optimal meski ruang di dalam bodi lebih terbatas.
4. Desain empat antena dengan Wi-Fi 7+
Huawei juga menghadirkan quad-antenna yang dipadukan dengan Wi-Fi 7+. Menurut Huawei, kombinasi tersebut memungkinkan koneksi nirkabel lebih stabil dan mampu menjangkau jaringan dalam jarak yang jauh, bahkan diklaim mencapai tingkat kilometer pada kondisi tertentu.
Baca Juga: Mate XT 2 Jadi Andalan Baru Huawei, Produksi Awal Ponsel Lipat Tiga Naik Drastis karena Minat Pasar
5. Sistem pendingin dengan kipas 102 bilah
Laptop ini menggunakan kipas aluminium berketebalan 3 milimeter yang memiliki 102 bilah ultra rapat. Huawei menyebut desain tersebut meningkatkan aliran udara tanpa menambah ukuran sistem pendingin, sehingga performa tetap stabil saat menjalankan beban kerja tinggi.
6. Motherboard tiga bagian berukuran sangat kecil
Huawei merancang motherboard tiga bagian (3-section motherboard) yang diklaim sebagai yang paling ringkas di kelasnya. Meski ukurannya cukup digenggam dengan satu tangan, papan utama ini mampu menampung sekitar 2.000 komponen, memiliki kepadatan 30 persen lebih tinggi, dan bobot 40 persen lebih ringan dibanding generasi sebelumnya.
Fokus pada Mobilitas dan Performa
Dengan kombinasi enam teknologi tersebut, Huawei berupaya menghadirkan laptop yang ringan tanpa mengorbankan performa maupun daya tahan.
MateBook Pro S diposisikan untuk bersaing di segmen laptop premium dengan menawarkan desain ultra-portabel, konektivitas generasi terbaru, efisiensi baterai, serta sistem pendingin yang lebih optimal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Baca Juga: Huawei MatePad Pro Max Resmi Hadir, Tablet Ultra-Tipis dengan Fitur Bak Laptop
Harga Huawei MateBook Pro S
Hingga saat ini, Huawei belum mengumumkan harga resmi MateBook Pro S. Laptop tersebut baru diluncurkan di China pada 5 Agustus 2026, sehingga Huawei masih fokus pada pengenalan spesifikasi dan fitur unggulannya.
Sejumlah rumor sebelum peluncuran sempat menyebut harga awal sekitar 1.399 euro atau sekitar Rp29 juta, namun angka tersebut belum dikonfirmasi Huawei dan tidak dapat dianggap sebagai harga resmi (*)
Editor : Efprizan