PONTIANAK POST - Apple dikabarkan tengah menyiapkan iPhone Air 2 sebagai penerus lini iPhone ultra-tipis dengan menghadirkan empat peningkatan utama, yakni pada sektor kamera, baterai, layar, dan chipset.
Perangkat ini diperkirakan meluncur pada musim semi 2027 dengan tetap mempertahankan desain ramping yang menjadi ciri khas seri Air.
Menurut berbagai laporan, Apple berupaya mengatasi dua kelemahan terbesar iPhone Air generasi pertama, yaitu sistem kamera tunggal dan kapasitas baterai yang dinilai kurang memadai.
Baca Juga: iPhone Mulai Kewalahan? Galaxy S26 Ultra Dipuji Lebih Pintar, Lebih Gahar, Lebih Serbaguna
Selain membawa kamera yang lebih mumpuni dan baterai berkapasitas lebih besar, iPhone Air 2 juga dirumorkan akan dibekali layar yang ditingkatkan serta chipset generasi terbaru untuk menghadirkan performa dan efisiensi daya yang lebih baik.
Meski bocoran mengenai iPhone Air 2 terus bermunculan, Apple hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait spesifikasi maupun jadwal peluncurannya.
Salah satu perubahan terbesar adalah hadirnya kamera ultra-wide 48 MP yang akan melengkapi kamera utama 48 MP.
iPhone Air 2 diperkirakan memiliki sistem kamera ganda untuk pertama kalinya, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna saat memotret lanskap maupun foto sudut lebar.
Baca Juga: Tanggal Main iPhone 18 Pro Mulai Terkuak, Apple Disebut Siap Gelar Gebrakan Besar September Ini
Apple juga disebut meningkatkan kapasitas baterai menjadi sekitar 3.500 mAh, lebih besar dibanding model sebelumnya.
Selain kapasitas yang meningkat, efisiensi daya juga diperkirakan membaik berkat penggunaan chipset generasi terbaru dan panel layar yang lebih hemat energi.
Di sektor performa, iPhone Air 2 dirumorkan menggunakan chip Apple A20 yang diproduksi dengan teknologi 2 nanometer.
Proses fabrikasi baru ini diyakini mampu menghadirkan peningkatan performa sekaligus konsumsi daya yang lebih efisien dibanding generasi sebelumnya.
Apple juga dikabarkan akan mengadopsi teknologi panel OLED Color Filter on Encapsulation (CoE) buatan Samsung.
Teknologi tersebut memungkinkan layar menjadi lebih tipis sehingga ruang internal dapat dimanfaatkan untuk menempatkan baterai yang lebih besar tanpa menambah dimensi perangkat.
Meski membawa sejumlah peningkatan, Apple diperkirakan tetap mempertahankan desain super tipis sebagai identitas utama seri Air.
Sejumlah laporan bahkan menyebut ketebalan perangkat berpotensi sedikit lebih tipis dibanding generasi pertama, sementara ukuran layar diperkirakan tidak berubah secara signifikan. (*)
Editor : Budi Miank