PONTIANAK POST - Samsung Galaxy Z Flip8 dan Motorola Razr Ultra (2026) bersaing ketat di segmen smartphone lipat premium bergaya clamshell.
Keduanya mengusung desain ringkas, performa kelas flagship, serta fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), tetapi memiliki pendekatan berbeda pada kamera, baterai, software, dan harga.
Dari sisi harga, Galaxy Z Flip8 lebih terjangkau dengan banderol mulai Rp19,6 juta.
Baca Juga: Galaxy Z Fold8 Ultra vs S26 Ultra: Sama-Sama Gahar, Tapi Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Sementara itu, Motorola Razr Ultra dipasarkan dengan harga lebih tinggi, yakni sekitar Rp24,5 juta, sehingga selisih harganya mencapai hampir Rp5 juta.
Perbedaan tersebut membuat keduanya menyasar kebutuhan pengguna yang tidak sepenuhnya sama.
Galaxy Z Flip8 lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan ekosistem dan pengalaman software Samsung, sedangkan Razr Ultra menawarkan alternatif dengan keunggulan hardware dan karakter desain yang berbeda.
Selisih harga sekitar Rp4,9 juta membuat ponsel Samsung menjadi pilihan yang lebih terjangkau di kelas flagship lipat.
Baca Juga: Google Pixel Fold Masih Worth It di 2026? Ini Alasan dan Kekurangannya
Galaxy Z Flip8 mengandalkan layar utama AMOLED 6,9 inci dan layar luar yang lebih luas dibanding generasi sebelumnya.
Motorola Razr Ultra menawarkan layar utama 7 inci serta layar luar 4 inci dengan refresh rate hingga 165 Hz, yang memberikan pengalaman visual lebih mulus.
Dari sisi performa, kedua perangkat sama-sama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, sehingga kemampuan menjalankan aplikasi berat maupun gim modern relatif seimbang.
Perbedaannya terletak pada konfigurasi memori, di mana Razr Ultra dibekali RAM 16 GB, sedangkan Galaxy Z Flip8 hadir dengan RAM 12 GB.
Pada sektor kamera, Motorola menawarkan konfigurasi yang lebih agresif. Razr Ultra dibekali kamera utama 50 MP, kamera ultra-wide 50 MP, dan kamera depan 50 MP.
Sebaliknya, Galaxy Z Flip8 mengusung kamera utama 50 MP, ultra-wide 12 MP, dan kamera selfie 10 MP.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Varian Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra yang Paling Cocok Buat Kamu
Motorola lebih unggul untuk kebutuhan fotografi dan perekaman video.
Motorola juga unggul dalam urusan daya. Razr Ultra membawa baterai 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 68W, pengisian nirkabel 30W, serta reverse charging.
Galaxy Z Flip8 mengandalkan baterai 4.300 mAh dengan fast charging 25W dan wireless charging 15W. (PhoneArena)
Meski demikian, Samsung memiliki sejumlah kelebihan yang menjadi daya tarik utama. Galaxy Z Flip8 hadir dengan bodi lebih tipis dan ringan, harga lebih kompetitif, serta dukungan pembaruan perangkat lunak yang lebih panjang.
Baca Juga: Poco F9 Ultra dan F9 Pro Makin Dekat ke Indonesia! Sertifikat SDPPI Sudah Terbit
Hal tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan usia pakai lebih lama.
Galaxy Z Flip8 lebih cocok bagi mereka yang mencari ponsel lipat premium dengan harga lebih terjangkau, desain ringkas, dan dukungan software jangka panjang.
Sementara Motorola Razr Ultra menjadi opsi menarik bagi pengguna yang mengutamakan kamera lebih lengkap, baterai lebih besar, pengisian daya super cepat, serta layar dengan refresh rate lebih tinggi. (*)
Editor : Budi Miank