iPhone Ultra Bisa Bikin Pasar HP Lipat Meledak 20 Persen pada 2026, Apple Jadi Biang Keroknya

Budi Miank • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:00 WIB
Render iPhone Ultra yang disebut-sebut akan menjadi ponsel lipat pertama Apple.(Ilustrasi)
Ilustrasi iPhone Ultra yang diperkirakan menjadi ponsel lipat pertama Apple dan memicu pertumbuhan pasar foldable global. (Ilustrasi)

PONTIANAK POST - Kehadiran iPhone Ultra yang dirumorkan sebagai smartphone lipat pertama Apple berpotensi menjadi katalis baru bagi pasar foldable global. 

Sebuah laporan firma riset pasar memproyeksikan kategori tersebut dapat tumbuh hingga 20 persen pada 2026, setelah beberapa tahun mengalami perlambatan.

Masuknya Apple dinilai mampu menarik kembali perhatian konsumen terhadap perangkat layar lipat. 

Baca Juga: iPhone Ultra Belum Rilis, Debut HP Lipat Apple Justru Bisa Bikin Galaxy Z Fold 8 Makin Diburu

Jika benar debut, iPhone Ultra berpotensi menjadi salah satu produk yang mendorong permintaan foldable karena Apple memiliki basis pengguna yang besar dan pengaruh kuat di industri smartphone.

Apple diperkirakan memperkenalkan iPhone Ultra bersamaan dengan iPhone 18 Pro pada 2026. 

Menurut proyeksi Counterpoint Research, pengiriman smartphone lipat secara global berpotensi meningkat sekitar 20–21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pertumbuhan itu didorong oleh masuknya Apple ke segmen foldable, yang selama ini didominasi Samsung, Huawei, Honor, Motorola, dan sejumlah produsen asal China. 

Baca Juga: 20 Tahun iPhone, Apple Siapkan Monster Baru! iPhone 20 Pro Max Dirumorkan Full Screen

Laporan tersebut juga memperkirakan iPhone Ultra dapat menguasai sekitar 25 persen pangsa pasar smartphone lipat global hanya dalam beberapa bulan setelah diluncurkan. 

Angka itu dinilai cukup signifikan mengingat Apple belum pernah merilis perangkat dengan layar lipat sebelumnya. 

Menurut Counterpoint Research, kehadiran Apple diyakini akan memperluas pasar, bukan sekadar merebut pelanggan dari merek lain.

Selama beberapa tahun terakhir, pasar smartphone lipat berkembang lebih lambat dibandingkan smartphone konvensional. 

Harga yang tinggi, kekhawatiran mengenai daya tahan layar dan engsel, serta pilihan perangkat yang terbatas menjadi beberapa faktor yang menahan adopsi konsumen. 

Baca Juga: 10 Fitur Tersembunyi iPhone Ini Jarang Dipakai, Padahal Bikin Hidup Pengguna Apple Jauh Lebih Mudah

Namun, analis menilai masuknya Apple berpotensi meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus mendorong inovasi di seluruh industri. 

Samsung diperkirakan tetap menjadi pesaing utama Apple melalui lini Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip, sementara Huawei dan Honor juga terus memperkuat portofolio perangkat lipat mereka.(*)

Editor : Budi Miank
iPhone Ultra smartphone lipat Counterpoint Research apple