Galaxy Z Flip 8 Dipuji, Tapi Bikin Pemilik Flip 7 Nyesek? Upgrade-nya Disebut Tak Signifikan

Budi Miank • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:12 WIB
Render Samsung Galaxy Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel lipat pertama Samsung dengan strategi dua chipset berbeda. (Ilustrasi AI)
Samsung Galaxy Z Flip 8 hadir dengan desain clamshell yang lebih matang serta peningkatan performa dan fitur Galaxy AI. (Ilustrasi)

PONTIANAK POST - Samsung Galaxy Z Flip 8 tetap menjadi salah satu smartphone lipat clamshell yang menarik berkat desain premium, performa tinggi, dan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). 

Perangkat ini ditenagai Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 serta menawarkan FlexWindow yang lebih fungsional untuk mendukung aktivitas pengguna.

Meski membawa sejumlah penyempurnaan, peningkatan Galaxy Z Flip 8 dibanding Galaxy Z Flip 7 dinilai belum terlalu besar. 

Baca Juga: Samsung Galaxy A18 4G Ketahuan di Geekbench! HP Murah Baru Ini Segera Meluncur?

Samsung masih mempertahankan konsep desain ringkas yang mudah dibawa, sekaligus memperbaiki sejumlah aspek agar pengalaman penggunaan terasa lebih matang.

Karena itu, Galaxy Z Flip 8 lebih tepat disebut sebagai evolusi daripada revolusi. 

Samsung tampaknya memilih menyempurnakan formula yang sudah ada ketimbang menghadirkan perubahan besar pada generasi terbaru ponsel lipatnya.

Perangkat ini dibekali layar utama AMOLED 6,9 inci dengan tingkat kecerahan yang lebih tinggi dibanding pendahulunya. 

Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 vs Z Fold 8 Ultra, Adu Gengsi HP Lipat Samsung, Mana yang Lebih Worth It?

Samsung juga meningkatkan pengalaman perekaman video melalui fitur baru seperti Horizontal Lock, yang memudahkan pengguna membuat konten saat menggunakan mode lipat. 

Di sektor performa, Snapdragon 8 Elite Gen 5 memberikan peningkatan signifikan pada kemampuan pemrosesan maupun grafis. 

Hasil pengujian benchmark menunjukkan Galaxy Z Flip 8 mampu menangani multitasking, gim, hingga pemrosesan AI dengan lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. 

Meski demikian, peningkatan pada sektor kamera dinilai relatif minim. Samsung masih mengandalkan konfigurasi kamera yang tidak jauh berbeda dari model sebelumnya sehingga kualitas foto hanya mengalami peningkatan melalui pemrosesan perangkat lunak dan fitur Galaxy AI.

Galaxy Z Flip 8 lebih cocok bagi pengguna yang baru ingin beralih ke ponsel lipat dibanding pemilik Galaxy Z Flip generasi terbaru. Selain itu, harga Galaxy Z Flip 8 juga mengalami kenaikan menjadi Rp19,5 juta. 

Kenaikan harga tersebut membuat perangkat ini menghadapi persaingan yang semakin ketat, terutama dari Motorola Razr Ultra yang menawarkan baterai lebih besar dan beberapa keunggulan lain di kelas yang sama.(*)

Editor : Budi Miank
Samsung Galaxy Z Flip 8 galaxy ai Snapdragon 8 Elite Gen 5