PONTIANAK POST – Google resmi memperkenalkan Pixel 11 Series pada 12 Agustus 2026. Lini terbaru ini terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, dan Pixel 11 Pro XL yang membawa sejumlah peningkatan pada performa, kamera, serta desain.
Ketiga model mengandalkan chipset Tensor G6 dan menyediakan penyimpanan awal 256 GB.
Google juga memperbarui desain camera bar dengan membuatnya sekitar 40 persen lebih tipis, sehingga tampilan belakang ponsel terlihat lebih ramping.
Baca Juga: Google Pixel 11 Pro Resmi Rilis 12 Agustus, Ini Bocoran Fitur dan Spesifikasi Andalannya
Pixel 11 mulai dipasarkan pada 20 Agustus 2026 dengan harga Rp14,6 juta.
Sementara itu, Pixel 11 Pro dibanderol mulai Rp17,9 juta dan Pixel 11 Pro XL mulai Rp21,1 juta.
Seluruh model Pixel 11 menggunakan Google Tensor G6 yang disebut sebagai chipset paling bertenaga yang pernah dibuat Google.
Google mengklaim peningkatan kecepatan browsing hingga 25 persen dan peluncuran aplikasi 15 persen lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.
Baca Juga: Google Pixel Fold Masih Worth It di 2026? Ini Alasan dan Kekurangannya
Google juga menaikkan kapasitas penyimpanan awal menjadi 256 GB untuk seluruh lini Pixel 11.
Pixel 11 dan Pixel 11 Pro turut mendukung pengisian nirkabel Qi2.2 dengan daya hingga 25W.
Perubahan desain paling terlihat terdapat pada camera bar. Google memang masih mempertahankan bahasa desain generasi sebelumnya, tetapi ketebalan camera bar dikurangi sekitar 40 persen.
Pengurangan tersebut membuat bagian belakang ponsel lebih rata dan diklaim lebih nyaman ketika dimasukkan ke saku atau diletakkan di permukaan datar.
Google juga menambahkan fitur HiLight pada camera bar. Fitur tersebut berfungsi sebagai lampu notifikasi yang dapat menyala ketika pengguna menerima pemberitahuan dan bisa dikustomisasi.
Di sektor fotografi, Pixel 11 series mendapatkan sensor utama 48MP yang diperbarui.
Baca Juga: Google Pixel 11 Pro Siap Meluncur 12 Agustus 2026, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasi Terbarunya
Sensor tersebut dirancang untuk menangkap lebih banyak cahaya sehingga meningkatkan kualitas foto, terutama dalam kondisi pencahayaan yang menantang.
Dukungan Tensor G6 juga memungkinkan kamera Pixel 11 mencapai 30x Super Zoom. Sementara itu, Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL mendapatkan kemampuan 120x Pro Zoom.
Google juga meningkatkan sensitivitas cahaya pada kamera model Pro dan Pro XL. Namun, kemampuan zoom tinggi tersebut tetap merupakan kombinasi antara kemampuan sensor dan pemrosesan komputasional, bukan berarti seluruh pembesaran dilakukan secara optik.
Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL dibekali layar Super Actua dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.600 nits. Google juga memberikan perlindungan terhadap goresan serta desain yang diklaim lebih tahan terhadap benturan.
Baca Juga: Pixel 11 Pro Fold Bocor Lagi! HP Lipat Google Makin Tipis dan Punya Lampu LED Bikin Penasaran
Peningkatan layar tersebut menjadi salah satu pembeda utama model Pro dibandingkan Pixel 11 reguler.
Pixel 11 tersedia dalam warna Pistachio, Hibiscus, Frost, dan Obsidian dengan harga awal Rp14,6 juta.
Sementara Pixel 11 Pro dan Pro XL hadir dalam warna Canyon, Fog, Olive, dan Obsidian. Harga awal masing-masing mencapai Rp17,9 juta dan Rp21,1 juta.(*)
Editor : Budi Miank