PONTIANAK POST - Gempuran ponsel pintar kelas menengah kini semakin mengancam eksistensi Motorola Edge (2026).
Para kompetitor berlomba menawarkan perangkat dengan harga yang lebih ramah di kantong serta desain yang segar.
Mereka juga berani menjanjikan dukungan pembaruan perangkat lunak yang lebih panjang dan menanamkan chipset berkinerja gahar.
Baca Juga: Motorola Razr Fold Resmi Hadir! Bawa Baterai Badak 6000 mAh & Layar Super Terang, Siap Beli?
Situasi ini jelas menjadi tantangan berat bagi Motorola. Mereka membanderol ponsel pintar tersebut dengan harga mulai dari Rp9,7 juta.
Konsumen kini leluasa membandingkan dan memilih berbagai opsi alternatif yang memberikan nilai lebih pada rentang harga tersebut.
Meski dikepung banyak rival, Motorola Edge (2026) belum kehilangan pesonanya.
Ponsel ini tetap memikat pengguna melalui bobot bodinya yang ringan serta keunggulan kamera telefoto 3x.
Perangkat ini juga memanjakan mobilitas pengguna lewat fitur pengisian daya cepat 60W dan keawetan baterai yang sanggup bertahan hingga dua hari penuh.
Baca Juga: Motorola Signature Dapat Android 17! Hello UI Baru, Live Updates Mirip Dynamic Island
Namun, perangkat tersebut dinilai bukan pilihan paling kuat di setiap aspek.
1. Google Pixel 10a
Salah satu alternatif yang direkomendasikan adalah Google Pixel 10a. Ponsel tersebut dibanderol mulai Rp8,1 juta, lebih murah sekitar Rp1,6 juta dibandingkan Motorola Edge (2026).
Keunggulan utama Pixel 10a terletak pada dukungan software.
Google menjanjikan hingga tujuh tahun pembaruan sistem operasi dan perbaikan bug, sementara Motorola Edge (2026) diperkirakan memperoleh sekitar dua hingga tiga pembaruan OS dengan tiga tahun pembaruan keamanan.
Pixel 10a juga dinilai unggul dalam fitur AI dan optimasi kamera.
Baca Juga: Render Motorola Edge 70 Neo Muncul! Ada 4 Warna dan Kamera 200 MP, Harganya Bikin Penasaran
Namun, Motorola Edge masih memiliki kelebihan berupa bobot lebih ringan, bodi lebih tipis, kamera telefoto 3x, pengisian 60W yang lebih cepat, serta daya tahan baterai hingga dua hari.
2. Moto G Stylus 2025
Alternatif berikutnya datang dari keluarga Motorola sendiri, yakni Moto G Stylus (2025).
Model yang sudah berusia sekitar satu tahun tersebut menawarkan harga lebih rendah sehingga pengguna dapat menghemat beberapa ratus dolar dibandingkan Edge (2026).
Moto G Stylus (2025) membawa layar 6,7 inci dan stylus bawaan. Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat 68W dan dinilai masih mampu memberikan pengalaman penggunaan yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Keberadaan stylus menjadi salah satu pembeda penting karena tidak banyak ponsel kelas menengah yang masih menawarkan
Baca Juga: Motorola Razr Fold Bawa Spek Monster, Tapi Jangan Buru-Buru Beli Sebelum Lihat HP Ini aksesori tersebut secara terintegrasi.
3. Nothing Phone 4a Pro
Nothing Phone 4a Pro menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan desain berbeda. Perangkat ini dibanderol sekitar Rp8,1 juta dan mengandalkan desain Glyph sebagai salah satu ciri khasnya.
Dari sisi performa, Nothing Phone 4a Pro menggunakan Snapdragon 7 Gen 4 yang secara teori lebih bertenaga dibandingkan chip MediaTek pada Motorola Edge (2026).
Perangkat ini juga menawarkan layar AMOLED 144Hz dan kamera periskop 50 MP.
Motorola tetap unggul dalam konfigurasi kamera tertentu, terutama kamera utama 50 MP Sony Lytia 710, serta desain yang lebih ringan dan tipis.
4. Motorola Razr 2025
Jika desain menjadi prioritas, Android Authority juga menyarankan Motorola Razr (2025).
Razr (2025) memiliki layar utama 6,9 inci ketika dibuka dan layar eksternal 3,6 inci. Perangkat ini menggunakan MediaTek Dimensity 7300X dan baterai 4.500 mAh dengan pengisian 30W.
Baca Juga: Baru Pertama Bikin HP Lipat Buku, Motorola Langsung Ngegas! Razr Fold Tuai Pujian
Kemampuan kedua perangkat relatif berdekatan dalam penggunaan umum, tetapi Razr menawarkan faktor bentuk lipat yang membuatnya jauh lebih mencolok.
5. Samsung Galaxy S25 FE
Alternatif terakhir adalah Samsung Galaxy S25 FE, yang menawarkan layar lebih besar dan chipset Exynos 2400.
Prosesor tersebut menjadi peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan chipset MediaTek pada Motorola Edge (2026).
Galaxy S25 FE juga membawa layar 6,7 inci, lebih besar dibandingkan layar 6,3 inci pada Motorola Edge (2026).
Keunggulan lain terdapat pada dukungan pembaruan software hingga tujuh tahun.(*)
Editor : Budi Miank