PONTIANAK POST - Persaingan di segmen ponsel kamera kelas menengah ke atas semakin memanas.
Motorola Edge 70 Pro sukses mencuri panggung utama dan dinobatkan sebagai pilihan nomor satu untuk kategori perangkat fotografi di kisaran harga bawah Rp7,7 juta.
Ponsel ini memimpin kompetisi berkat kelengkapan sektor optiknya yang sangat superior.
Baca Juga: Vivo Y500 Bawa Baterai 8.100 mAh Tapi Masih 4G, Ini 5 Alternatif HP 5G Menarik di Kelas Serupa
Perangkat tersebut mengandalkan sensor utama Sony LYTIA 710 50 MP yang dilengkapi stabilisasi OIS, dipadukan lensa ultrawide 50 MP, kamera depan 50 MP dengan fitur autofocus, serta dukungan perekaman video berkualitas tinggi hingga resolusi 4K di 60 fps.
Dominasi Motorola ini turut bersaing ketat dengan sejumlah jenama populer lainnya di pasaran.
Bersama Motorola Edge 70 Pro, jajaran lima besar ponsel kamera terbaik di bawah Rp7,7 juta turut diisi oleh Realme 16 Pro 5G, Samsung Galaxy A37 5G, Nothing Phone 3a Pro, serta Vivo V50.
Penilaian tidak hanya melihat resolusi kamera, tetapi juga sensor, OIS, kemampuan lensa, autofocus, pemrosesan gambar, hingga kemampuan video.
Baca Juga: Huawei Siapkan Model Murah Pura 90 Series, Perluas Pasar Ponsel di Luar Segmen Flagship Premium
1. Motorola Edge 70 Pro
Menggunakan kamera utama 50 MP Sony LYTIA 710 dengan OIS yang dipadukan kamera ultrawide 50 MP.
Kamera ultrawide tersebut juga mendukung fotografi makro hingga jarak 2,5 cm.
Untuk selfie, tersedia kamera depan 50 MP dengan autofocus dan perekaman 4K 60 fps.
Kombinasi tersebut membuat kualitas foto tetap konsisten ketika pengguna berpindah dari kamera utama ke ultrawide.
Ponsel ini dibanderol Rp7,7 juta untuk varian 8GB/256GB. Selain kamera, perangkat membawa layar AMOLED 6,8 inci 144Hz, baterai 6.500 mAh dengan pengisian 90W, serta sertifikasi IP68/IP69 dan MIL-STD-810H.
Baca Juga: Harga Rp9,7 Juta, Mampukah Spesifikasi Motorola Edge 2026 Bertahan di Tengah Ketatnya Persaingan?
2. Realme 16 Pro 5G
Menjadi pilihan bagi pengguna yang mengejar resolusi kamera utama. Ponsel ini mengandalkan kamera 200 MP dengan OIS, ditemani kamera ultrawide 8 MP.
Namun, perbedaan kualitas antara kamera utama dan ultrawide menjadi salah satu catatan. Dalam kondisi minim cahaya, sensor beresolusi tinggi juga lebih mengandalkan pemrosesan perangkat lunak untuk mengurangi noise dan meningkatkan kecerahan.
Realme 16 Pro 5G dibanderol Rp7,3 juta untuk varian 8GB/128GB. Perangkat juga membawa baterai 7.000 mAh dengan pengisian 80W.
3. Samsung Galaxy A37 5G
Mengusung kamera utama 50 MP dengan OIS dan fitur Nightography untuk membantu fotografi dalam kondisi minim cahaya.
Ponsel ini juga memiliki kamera ultrawide 8 MP serta makro 5 MP.
Baca Juga: Motorola Razr Fold Resmi Hadir! Bawa Baterai Badak 6000 mAh & Layar Super Terang, Siap Beli?
Kamera utama dinilai mampu menangani kebutuhan fotografi harian dengan baik.
Namun, kamera sekunder dan kamera depan 12 MP membuat fleksibilitas fotografi Galaxy A37 5G berada di bawah beberapa pesaingnya.
Samsung menawarkan perangkat tersebut dengan harga Rp8,1 juta untuk varian 8GB/128GB.
4. Nothing Phone 3a Pro
Memiliki keunggulan yang berbeda melalui kamera telefoto periskop 50 MP dengan optical zoom 3x.
Fitur ini membuatnya lebih menarik untuk memotret objek dari jarak jauh maupun mengambil foto portrait.
Kamera utamanya juga beresolusi 50 MP dengan OIS, sedangkan kamera depan memiliki resolusi 50 MP.
Baca Juga: Motorola Razr Fold Bawa Spek Monster, Tapi Jangan Buru-Buru Beli Sebelum Lihat HP Ini
Kekurangannya terletak pada kamera ultrawide 8 MP yang menghasilkan kualitas lebih rendah dibandingkan kamera utama.
Nothing Phone 3a Pro dibanderol Rp6,2 juta untuk varian 8GB/256GB.
Ponsel ini menggunakan Snapdragon 7s Gen 3 dan baterai 5.000 mAh dengan pengisian 50W.
5. Vivo V50
Menjadi opsi menarik bagi pengguna yang lebih sering mengambil foto diri dan portrait.
Baca Juga: Baru Pertama Bikin HP Lipat Buku, Motorola Langsung Ngegas! Razr Fold Tuai Pujian
Perangkat ini membawa kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 50 MP, serta kamera depan 50 MP autofocus dengan penyetelan warna dari Zeiss.
Kamera ultrawide 50 MP membuat Vivo V50 memiliki fleksibilitas lebih baik dibandingkan beberapa rival yang hanya menggunakan sensor ultrawide 8 MP.
Harga Vivo V50 tercatat Rp6,7 juta untuk varian 8GB/128GB. Ponsel ini menggunakan Snapdragon 7 Gen 3 dan layar AMOLED 6,77 inci 120Hz.
Memilih HP kamera tidak cukup hanya dengan melihat jumlah megapiksel. Ukuran sensor, kemampuan menangkap cahaya, kualitas lensa, OIS, autofocus, dan pemrosesan gambar ikut menentukan hasil foto.
Karena itu, kamera 50 MP dengan sensor dan pemrosesan yang baik dapat menghasilkan foto lebih bagus dibandingkan kamera 200 MP yang memiliki keterbatasan pada sensor atau lensa sekundernya.(*)
Editor : Budi Miank