PONTIANAK POST - Raksasa teknologi Apple dilaporkan tengah merancang iPhone 18e sebagai opsi smartphone yang lebih terjangkau untuk meluncur pada awal 2027.
Perangkat ini disiapkan membawa lompatan performa signifikan, termasuk sokongan chipset generasi terbaru A20 berbasis fabrikasi 2nm, kapasitas RAM 9GB, kamera utama 48 MP, serta fitur konektivitas satelit.
Di balik berbagai peningkatan dapur pacu tersebut, Apple rumornya masih mempertahankan beberapa aspek desain klasik.
Baca Juga: Duel Sengit HP Android Rp7 Jutaan: Motorola Edge 70 Pro vs Realme 16 Pro 5G, Mana yang Lebih Unggul?
Ponsel ini diprediksi tetap mengusung panel layar berukuran 6,1 inci dengan refresh rate standar 60Hz serta pertahanan modul notch di bagian depan.
Langkah ini menegaskan posisi iPhone 18e sebagai alternatif yang lebih ramah di kantong ketimbang jajaran model premium Apple.
Salah satu peningkatan paling besar yang disebut hadir pada iPhone 18e adalah chip Apple A20 yang diproduksi menggunakan proses 2nm.
Chipset generasi baru tersebut diharapkan meningkatkan performa sekaligus efisiensi daya.
Baca Juga: Redmi K100 Pro Max Usung Spesifikasi Monster Tapi Rilis Global Belum Pasti, Ini Opsinya
Peningkatan itu membuat iPhone 18e diproyeksikan tetap mampu menangani multitasking dan aplikasi berat meski ditempatkan sebagai model yang lebih terjangkau.
RAM perangkat juga dikabarkan meningkat menjadi 9GB, dari 8GB pada pendahulunya.
Kapasitas tersebut disebut dapat membantu pengelolaan aplikasi dan kemampuan multitasking.
Namun, perlu dicatat bahwa angka RAM dan spesifikasi A20 tersebut masih berasal dari informasi yang dilaporkan, bukan konfirmasi resmi Apple.
Di tengah peningkatan dapur pacu, Apple disebut belum membawa seluruh fitur premium ke iPhone 18e.
Perangkat tersebut dikabarkan tetap menggunakan layar 6,1 inci dengan refresh rate 60Hz.
Baca Juga: Unggul Telak, Motorola Edge 70 Pro Jadi HP Kamera Terbaik Kurang dari Rp7,7 Juta Berkat Fitur Ini
Layar juga masih menggunakan desain notch dan tidak mendapatkan Dynamic Island seperti model iPhone kelas
atas.
Strategi tersebut menunjukkan Apple kemungkinan masih memberikan pembeda yang cukup jelas antara iPhone 18e dan model flagship.
Bagi pengguna yang terbiasa dengan layar 90Hz atau 120Hz pada ponsel Android kelas menengah, refresh rate 60Hz bisa menjadi salah satu kompromi terbesar iPhone 18e.
Pada sektor fotografi, iPhone 18e disebut akan membawa satu kamera belakang 48 MP.
Baca Juga: Vivo Y500 Bawa Baterai 8.100 mAh Tapi Masih 4G, Ini 5 Alternatif HP 5G Menarik di Kelas Serupa
Resolusi tersebut menjadi peningkatan dibandingkan pendahulunya dan diperkirakan mampu menghasilkan foto dengan detail lebih tinggi.
Namun, Apple disebut tetap menghilangkan kamera ultrawide dan telefoto.
Dengan hanya satu kamera belakang, kemampuan fotografi iPhone 18e tentu tidak akan selengkap model Pro yang memiliki beberapa focal length.
Konfigurasi tersebut kemungkinan menjadi salah satu cara Apple mempertahankan jarak antara model E dan lini iPhone premium.
Fitur lain yang menarik adalah kemungkinan hadirnya konektivitas satelit. Fitur tersebut berpotensi didukung chip C2 atau C2X.
Teknologi ini dapat digunakan untuk mengirim pesan darurat ketika pengguna berada di wilayah tanpa jaringan seluler.
Baca Juga: Huawei Siapkan Model Murah Pura 90 Series, Perluas Pasar Ponsel di Luar Segmen Flagship Premium
Meski demikian, belum ada kepastian mengenai cakupan wilayah maupun fitur satelit yang akan tersedia ketika perangkat resmi dipasarkan.
Untuk harga, iPhone 18e diperkirakan berada di kisaran Rp9,8 juta-Rp11,4 juta.
Apple disebut akan memperkenalkan perangkat tersebut pada Maret atau April 2027, bukan bersamaan dengan peluncuran iPhone utama pada paruh kedua 2026.(*)
Editor : Budi Miank