PONTIANAK POST – Harga iPhone tidak selalu sama di setiap negara. Perbedaan tersebut muncul karena Apple harus menyesuaikan harga dengan pajak, bea masuk, nilai tukar mata uang, serta kebijakan pasar di masing-masing wilayah.
Menjelang peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, sejumlah negara kembali menjadi perhatian konsumen yang mencari harga lebih terjangkau.
Perbedaan harga ini membuat sebagian pembeli mempertimbangkan pembelian iPhone dari pasar luar negeri.
Baca Juga: Bukan iPhone Biasa, Caviar Sematkan Penghitung Radiasi Gamma di iPhone 17 Pro
Namun, selisih harga iPhone secara global tidak hanya berasal dari kebijakan Apple dalam menentukan harga dasar.
Berbagai komponen biaya dan kondisi pasar lokal turut memengaruhi harga akhir yang dibayarkan konsumen di setiap negara.
Pajak penjualan, bea impor, kurs mata uang, hingga biaya distribusi turut memengaruhi harga akhir yang dibayar konsumen.
Karena itu, harga sebuah iPhone di Amerika Serikat belum tentu menjadi patokan harga termurah ketika perangkat tersebut masuk ke negara lain.
Kondisi ini membuat sejumlah negara kerap menjadi incaran pemburu iPhone, terutama mereka yang kebetulan bepergian ke luar negeri.
Baca Juga: iPhone 18 Pro Edisi Mewah Caviar Hadir dengan Emas 24 Karat, Diproduksi Terbatas Cuma 18 Unit Saja
iPhone 18 Pro Jadi Perhatian
Apple diperkirakan memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada September 2026.
Sejumlah laporan terbaru mengarah pada acara peluncuran sekitar 9 September 2026, meski Apple belum mengonfirmasi tanggal tersebut secara resmi.
Berbeda dari pola sebelumnya, lini iPhone 18 juga disebut akan menggunakan strategi peluncuran bertahap.
Model Pro dan Pro Max diperkirakan hadir lebih dulu, sedangkan iPhone 18 reguler kemungkinan menyusul pada 2027.
Perubahan strategi tersebut berpotensi membuat iPhone 17tetap menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan iPhone baru dengan harga lebih rendah.
Konsumen di India berpotensi membayar lebih mahal untuk iPhone 18 Pro dibandingkan sejumlah negara lain.
Baca Juga: iPhone 18 Murah Batal Rilis September Ini, Apple Fokus Model Pro dan HP Lipat
Laporan terbaru memperkirakan selisih harga dapat mencapai kurang lebih Rp5 juta.
Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan dan harga resmi iPhone 18 Pro di India baru dapat diketahui setelah Apple mengumumkannya.
Sebagai gambaran, sejumlah prediksi saat ini menempatkan harga awal iPhone 18 Pro di India di kisaran Rp27 juta.
Sementara iPhone 18 Pro Max diperkirakan berada di atas Rp29 juta, tergantung kapasitas penyimpanan dan kebijakan harga Apple.
Baca Juga: Aksesori Kece Ini Bikin iPhone 17 Pro Kamu Tetap Aman Tanpa Bikin Kere
Meski membeli iPhone dari negara dengan harga lebih murah terlihat menggiurkan, konsumen tetap perlu menghitung biaya tambahan.
Perbedaan pajak, biaya perjalanan, garansi, kompatibilitas jaringan, hingga aturan impor di negara asal dapat membuat selisih harga menjadi tidak terlalu besar.
Bagi konsumen Indonesia, misalnya, harga iPhone yang terlihat murah di luar negeri belum otomatis berarti lebih hemat setelah memperhitungkan seluruh biaya.
Selain itu, konsumen juga perlu memastikan perangkat yang dibeli dapat digunakan secara normal pada jaringan operator di Indonesia.
Di luar persoalan harga, iPhone 18 Pro diprediksi membawa sejumlah peningkatan.
Rumor yang beredar menyebut perangkat akan menggunakan chip A20 berbasis proses 2 nanometer, modem C2 buatan Apple, serta peningkatan sistem kamera.
Baca Juga: Segera Rilis! iPhone 18 Pro Max Bawa Tiga Fitur Kamera Super Canggih, Hasil Foto Makin Menyala
Ada pula laporan mengenai kemungkinan teknologi Face ID dibawah layar, meski detailnya masih belum pasti.
iPhone 18 Pro Max bahkan diperkirakan mengalami kenaikanharga cukup signifikan apabila biaya komponen yang meningkat diteruskan ke konsumen.
Salah satu analisis memperkirakan harga model tersebut dapat menembus kisaran Rp30,2 juta-Rp31,8 juta.
Namun, angka tersebut masih berupa proyeksi dan bukan harga resmi Apple.(*)
Editor : Budi Miank