PONTIANAK POST – Samsung Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra kini dibandingkan secara langsung melalui pengujian kamera.
Adu kemampuan ini menarik karena kedua foldable tersebut memiliki perbedaan cukup signifikan pada kamera utama.
Meski spesifikasinya berbeda, hasil jepretan keduanya ternyata tidak selalu menunjukkan selisih besar dalam penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Galaxy Z Flip 8 Hadir dengan Layar Cover Lebih Baik, tetapi Masih Punya Kompromi
Perbedaan kemampuan kamera baru terasa pada kondisi atau kebutuhan tertentu.
Setelah menggunakan kedua perangkat selama sekitar satu bulan, penguji menilai Galaxy Z Fold8 Ultra tetap menawarkan kamera yang lebih unggul.
Namun, Galaxy Z Fold8 dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan fotografi harian, termasuk untuk mengabadikan momen dan mengunggah konten ke media sosial.
Galaxy Z Fold8 Ultra mengusung kamera utama 200 MP f/1.7, kamera telefoto 10 MP dengan focal length 67 mm, serta ultrawide 50 MP.
Baca Juga: iPhone Ultra vs iPhone 18 Pro Max, Ini Perbedaan Dua Calon Flagship Apple Terbaru
Sementara Galaxy Z Fold8 membawa kamera utama 50 MP f/1.8 dan ultrawide 50 MP, tanpa kamera telefoto.
Menariknya, kamera depan keduanya sama-sama beresolusi 50 MP. Kemampuan videonya juga identik, termasuk perekaman 8K 30 fps dan 4K hingga 120 fps.
Perbedaan lainnya terdapat pada baterai. Fold8 Ultra membawa kapasitas 5.000 mAh, sedangkan Fold8 memiliki 4.800 mAh.
Harga awal di Inggris masing-masing mencapai Rp42,4 juta dan Rp37,9 juta.
Hasil Foto Ternyata Mirip
Dalam pengujian Creative Bloq, banyak foto dari kedua perangkat terlihat sangat mirip ketika dilihat secara normal.
Baca Juga: Oppo Reno 16 Pro Buktikan HP Premium Tak Harus Flagship untuk Hasil Foto Berkualitas
Keduanya mampu menghasilkan gambar dengan detail, HDR, serta exposure yang dinilai baik.
Kondisi tersebut menjadi kabar positif bagi pengguna yang memilih Fold8 standar untuk fotografi sehari-hari maupun kebutuhan media sosial.
Namun, perbedaan mulai terlihat ketika foto diperbesar. Galaxy Z Fold8 Ultra menghasilkan gambar yang lebih natural dan mempertahankan detail lebih baik.
Sementara itu, Fold8 cenderung menghasilkan kontras lebih tinggi, dengan beberapa detail di area gelap maupun latar belakang yang hilang.
Saat foto diperbesar pada monitor atau desktop, keunggulan sensor 200 MP milik Fold8 Ultra semakin terlihat. Foto dari Fold8 standar tampak lebih lembut ketika dibandingkan dalam ukuran besar.
Baca Juga: Pura X View vs iPhone 17 Pro Max, Smartphone Layar Lebar Huawei Tawarkan Desain Unik
Kamera Telefoto Jadi Pembeda
Bukan cuma resolusi kamera utama yang membuat Fold8 Ultra lebih unggul.
Kehadiran kamera telefoto 10 MP memberikan fleksibilitas lebih ketika pengguna ingin memotret objek dari jarak jauh.
Fold8 standar tidak memiliki kamera khusus tersebut sehingga harus mengandalkan pembesaran digital.
Karena itu, perbedaan antara keduanya akan lebih terasa bagi fotografer yang sering mengambil gambar dengan zoom atau membutuhkan hasil foto untuk dicetak dan ditampilkan dalam ukuran besar.
Meski kamera Fold8 Ultra lebih unggul, Creative Bloq justru lebih memilih Fold8 untuk penggunaan sehari-hari.
Bentuk baru Fold8 dengan rasio layar utama 4:3 dinilai lebih nyaman untuk aktivitas seperti mengedit video, menonton YouTube Shorts, membaca, dan scrolling media sosial.
Baca Juga: iPhone Ultra vs Galaxy Z Fold 8, Ini 5 Perbedaan Utama Ponsel Lipat Apple dan Samsung
Sementara itu, Fold8 Ultra mempertahankan desain yang lebih besar dengan fokus pada kemampuan flagship dan fotografi.
Fold8 standar menawarkan kompromi yang cukup menarik: kamera memang lebih sederhana, tetapi pengalaman penggunaan sehari-harinya lebih nyaman.
Fold8 Ultra untuk Fotografer Serius
Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki kamera yang lebih baik, dan hal tersebut bukan lagi perdebatan.
Namun, pengguna tidak otomatis harus membeli versi Ultra.
Baca Juga: Samsung Siapkan Fitur App Mirroring di One UI 9.5, Disebut Hadir di Galaxy S27 Ultra
Bagi pengguna yang sekadar memotret untuk media sosial, dokumentasi sehari-hari, atau membuat konten, Fold8 standar dinilai sudah sangat mumpuni.
Sebaliknya, fotografer yang menjadikan smartphone sebagai pengganti kamera DSLR atau mirrorless, terutama ketika bepergian, lebih disarankan memilih Fold8 Ultra.
Kamera 200 MP dan telefoto memberikan fleksibilitas serta kualitas gambar yang lebih tinggi. (*)
Editor : Budi Miank