Galaxy Z Fold8 Ultra Diuji, Benarkah Ponsel Lipat Samsung Ini Layak Disebut Ultra?

Budi Miank • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 09:38 WIB
Galaxy Z Fold 8 dikabarkan mengalami penundaan peluncuran global hingga Oktober 2026, meski sudah dipasarkan di Korea Selatan. [Foto: Dok. Samsung]
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra menawarkan layar besar, kamera 200 MP dan baterai 5.000 mAh sebagai senjata utamanya. (Dok. Samsung)

PONTIANAK POST – Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra kembali menjadi sorotan setelah menjalani pengujian sebagai salah satu perangkat foldable dengan harga paling tinggi di pasaran. 

Banderol premium tersebut membuat kemampuan dan label “Ultra” yang disematkan Samsung ikut menjadi perhatian.

Pertanyaan tersebut muncul di tengah posisi perangkat sebagai ponsel lipat kelas premium Samsung.

Baca Juga: Adu Kamera Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra, Ini Perbedaan Hasil Foto Keduanya

Meski begitu, Galaxy Z Fold8 Ultra tetap dinilai sebagai perangkat foldable yang sangat baik. 

Masalahnya, peningkatan yang diberikan dinilai belum cukup besar untuk membenarkan embel-embel Ultra. 

Desain Makin Tipis, Baterai Naik

Salah satu peningkatan yang paling terasa berada pada desain dan daya tahan baterai.

Baca Juga: Galaxy Z Flip 8 Hadir dengan Layar Cover Lebih Baik, tetapi Masih Punya Kompromi

Galaxy Z Fold8 Ultra membawa baterai 5.000 mAh, naik cukup signifikan dari generasi sebelumnya. Samsung juga meningkatkan kecepatan pengisian menjadi 45W.

Kapasitas baterai yang lebih besar tersebut menjadi salah satu peningkatan penting karena tidak membuat bodi perangkat menjadi lebih tebal. 

Samsung juga menggunakan teknologi pendinginan yang lebih besar untuk membantu menjaga performa saat perangkat digunakan dalam aktivitas berat. 

Perangkat ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sementara layar internal berukuran sekitar 8 inci menjadi salah satu daya tarik utamanya untuk multitasking dan produktivitas. 

Kamera 200 MP Masih Jadi Senjata

Galaxy Z Fold8 Ultra membawa kamera utama 200 MP yang menjadi salah satu pembeda terbesar dibanding Galaxy Z Fold8 standar.

Baca Juga: iPhone Ultra vs iPhone 18 Pro Max, Ini Perbedaan Dua Calon Flagship Apple Terbaru

Samsung juga meningkatkan kamera ultrawide menjadi 50 MP, sementara kamera telefoto 10 MP menawarkan kemampuan zoom optik 3x.

Dalam pengujian, peningkatan kamera ultrawide memberikan hasil yang solid, termasuk performa Nightography yang lebih baik pada kondisi minim cahaya.

Namun, ada satu hal yang membuat reviewer mengernyitkan dahi. 

Kamera utama 200 MP tersebut tidak mendapatkan aperture yang lebih lebar seperti yang digunakan Galaxy S26 Ultra.

Baca Juga: Oppo Reno 16 Pro Buktikan HP Premium Tak Harus Flagship untuk Hasil Foto Berkualitas

S Pen Masih Absen

Kekecewaan lain datang dari stylus. Samsung kembali tidak menghadirkan dukungan S Pen pada Galaxy Z Fold8 Ultra. 

Ini menjadi tahun kedua berturut-turut fitur tersebut absen dari lini Fold flagship Samsung.

S Pen sebenarnya sangat berguna pada layar internal berukuran besar, terutama untuk mencatat, menggambar, mengedit dokumen, hingga melakukan pekerjaan produktivitas.

Samsung tampaknya lebih memilih mempertahankan bodi tipis ketimbang menambahkan lapisan digitizer yang diperlukan untuk dukungan stylus. 

Dari sisi software, Galaxy Z Fold8 Ultra menjalankan One UI 9.

Baca Juga: Pura X View vs iPhone 17 Pro Max, Smartphone Layar Lebar Huawei Tawarkan Desain Unik

Samsung membawa sejumlah fitur baru, termasuk Now Nudge yang memungkinkan pengguna membuka aplikasi terkait dalam mode split-screen tanpa harus meninggalkan aplikasi yang sedang digunakan.

Fitur tersebut memang membantu produktivitas, tetapi Android Central menilai perubahan pada One UI 9 belum sampai mengubah pengalaman penggunaan secara fundamental. 

Ironisnya, pesaing terberat Galaxy Z Fold8 Ultra bukan hanya datang dari merek lain, melainkan dari saudaranya sendiri.

Galaxy Z Fold8 standar memiliki desain lebih lebar dan terasa lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari. 

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 9 Mulai Terbongkar! HP Lipat Ini Diklaim Setipis 4,3 mm Saat Dibuka

Model tersebut juga dinilai lebih berhasil menjembatani jarak antara smartphone biasa dan perangkat foldable mahal. 

Galaxy Z Fold8 Ultra masih mempertahankan desain yang lebih tinggi dan cenderung kotak. 

Format tersebut memang ideal bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan seri Fold sebelumnya, tetapi tidak selalu menjadi pilihan paling nyaman bagi pengguna baru.(*)

Editor : Budi Miank
HP lipat Samsung kamera 200 MP Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Snapdragon 8 Elite Gen 5