Xiaomi 18 Fold Debut September 2026, Bawa Memori CXMT dan Siap Ganggu iPhone Ultra

Budi Miank • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 09:00 WIB
Xiaomi 18 Fold disebut membawa RAM LPDDR6 dan chipset Xring O3 untuk menantang iPhone Ultra serta Galaxy Z Fold 8. (Dok. Xiaomi)
Xiaomi 18 Fold disebut membawa RAM LPDDR6 dan chipset Xring O3 untuk menantang iPhone Ultra serta Galaxy Z Fold 8. (Dok. Xiaomi)

PONTIANAK POST – Persaingan smartphone lipat pada 2026 diprediksi semakin sengit dengan hadirnya Xiaomi 18 Fold. 

Perangkat ini akan menjadi penantang baru bagi Galaxy Z Fold 8 dan iPhone Ultra yang lebih dulu mencuri perhatian di segmen foldable premium.

Xiaomi 18 Fold dijadwalkan meluncur pada September 2026 dan diproyeksikan bersaing langsung dengan dua perangkat tersebut. 

Baca Juga: Samsung Galaxy S27 Ultra Bocor, Desain Kamera Belakang Dikabarkan Berubah Drastis

Xiaomi juga disebut menyiapkan sejumlah komponen yang berbeda dari pesaingnya, termasuk sektor memori.

Menariknya, Xiaomi dikabarkan akan menggunakan komponen memori dari ChangXin Memory Technologies (CXMT), perusahaan asal China. 

Perusahaan tersebut akan memasok DRAM LPDDR6 untuk Xiaomi 18 Fold.

LPDDR6 merupakan standar DRAM terbaru yang menawarkan transfer data lebih tinggi sekaligus efisiensi daya lebih baik dibanding LPDDR5X. 

Baca Juga: Galaxy S26 FE Resmi Hadir, Apa Bedanya dengan Galaxy S26? Ini Perbandingan Spesifikasinya

Standar ini juga dirancang untuk kebutuhan komputasi AI di perangkat dan berbagai aktivitas yang membutuhkan bandwidth memori besar.

LPDDR5X umumnya mencapai sekitar 8,5 Gbps, sedangkan LPDDR6 diperkirakan mulai dari 10,667 Gbps dan masih dapat meningkat.

Ada cerita lain yang membuat penggunaan memori CXMT pada Xiaomi 18 Fold menarik perhatian.

CXMT saat ini terlibat sengketa hukum dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon. 

Perusahaan tersebut dituding memiliki keterkaitan dengan militer China.

CXMT membantah tuduhan tersebut. Mereka menyatakan tidak memiliki hubungan dengan militer China dan produk DRAM-nya dibuat untuk kebutuhan sipil serta komersial.

Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 Ultra Gagal Uji Tekuk JerryRigEverything, Layar Bagian Dalam Rusak Saat Ditekuk

Perusahaan itu juga menilai keputusan Pentagon tidak memiliki bukti yang cukup dan telah merusak reputasi serta bisnis mereka. 

CXMT kini berupaya menghapus statusnya dari daftar hitam Pentagon yang dapat berdampak pada pembatasan kontrak pemerintah AS. 

Di tengah persoalan tersebut, bisnis CXMT justru berkembang pesat. Pendapatannya dilaporkan melonjak 874 persen pada paruh pertama 2026. 

Xiaomi 18 Fold juga disebut membawa kejutan lain di sektor dapur pacu.

Baca Juga: Google Pixel 11 Pro Fold Dibanderol Rp31 Juta, Ini 5 Alternatif Android yang Layak Dipertimbangkan

Xiaomi dikabarkan sedang menyiapkan chipset buatannya sendiri bernama Xring O3. Jika terealisasi, Xiaomi 18 Fold berpotensi menjadi perangkat yang memperkenalkan chip tersebut ke pasar.

Selama ini, mayoritas ponsel Android kelas atas mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon atau MediaTek Dimensity. 

Google menjadi salah satu pengecualian melalui chip Tensor buatannya sendiri.

Kehadiran Xring O3 membuat Xiaomi berpeluang semakin mandiri dalam mengembangkan ekosistem perangkat kerasnya.(*)

Editor : Budi Miank
iPhone Ultra Galaxy Z Fold 8 Xiaomi 18 Fold LPDDR6