PONTIANAK POST – Baterai menjadi salah satu hal yang sering membuat calon pembeli berpikir ulang sebelum beralih ke ponsel lipat. Layar yang lebih besar berarti kebutuhan daya juga meningkat, sementara bodi perangkat harus tetap tipis agar nyaman digunakan.
Xiaomi tampaknya ingin menjawab persoalan tersebut lewat Xiaomi 18 Fold. Menjelang peluncurannya di China pada 7 September 2026, Xiaomi mengonfirmasi bahwa ponsel lipat bergaya buku tersebut akan membawa baterai berkapasitas 6.000 mAh.
Teknologi Baterai Jadi Senjata Utama
Gizmochina menyebut, yang menarik bukan hanya kapasitasnya. Xiaomi 18 Fold menggunakan baterai Jinshajiang dengan teknologi high-density stacked battery.
Baca Juga: Xiaomi 18 Fold Debut September 2026, Bawa Memori CXMT dan Siap Ganggu iPhone Ultra
Xiaomi mengungkap baterai tersebut memiliki kandungan silikon 20 persen dan kepadatan energi hingga 920 Wh/L.
Teknologi tersebut memungkinkan kapasitas besar ditempatkan dalam bodi ponsel lipat yang tetap ditargetkan memiliki desain tipis dan ringan. Xiaomi sendiri belum mengungkap bobot serta dimensi final perangkat.
Bagi pengguna, kapasitas 6.000 mAh berpotensi memberikan keleluasaan lebih saat menggunakan layar utama berukuran besar untuk bekerja, menonton video, ngegame, atau membaca dalam waktu lama.
Isi Daya Tak Kalah Kencang
Kapasitas besar juga diimbangi kemampuan pengisian daya. Xiaomi 18 Fold dikonfirmasi mendukung pengisian kabel 67W dan nirkabel 50W.
Baca Juga: Xiaomi 18 Fold Segera Meluncur, Bocoran Ungkap Baterai Jumbo Berkapasitas 6.000 mAh
Artinya, pengguna tidak hanya mendapatkan baterai besar, tetapi juga memiliki opsi pengisian yang relatif cepat ketika daya mulai menipis.
Namun, kapasitas baterai bukan jaminan otomatis bahwa perangkat mampu bertahan lebih lama. Konsumsi daya layar, chipset, sistem operasi, dan optimasi perangkat lunak tetap menentukan daya tahan sebenarnya.
Bukan Cuma Soal Baterai
Xiaomi 18 Fold juga dipersiapkan sebagai perangkat flagship. Xiaomi mengonfirmasi penggunaan chipset Xring O3 buatan sendiri dan dukungan LPDDR6.
Kamera belakangnya juga disebut membawa kamera utama 200 MP, telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 3,5x, serta ultrawide 50 MP.
Dengan kombinasi yang ada, Xiaomi 18 Fold bukan sekadar ponsel lipat dengan baterai besar.
Jika klaim desain tipis dan ringan benar-benar terwujud, perangkat ini berpotensi mengurangi salah satu kompromi terbesar yang selama ini dirasakan pengguna foldable: harus memilih antara layar besar dan daya tahan baterai.
Baca Juga: Xiaomi 18 Fold Resmi Meluncur September 2026, Bawa Desain Lebar dan Lebih Ringkas
Editor : Khoiril Arif Ya'qob