iPhone Air Setahun di Pasaran, Harga Rp16,3 Juta Dinilai Sulit Dibenarkan

Budi Miank • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 09:02 WIB
Render iPhone Air 2 yang dikabarkan akan membawa peningkatan besar pada baterai dan sistem kamera. [Foto: Ilustrasi]
iPhone Air menawarkan bodi supertipis 5,6 mm, tetapi setelah setahun penggunaan, harga dan kamera masih menjadi kelemahannya. (Apple)

PONTIANAK POST – Satu tahun setelah dipasarkan, iPhone Air masih menawarkan daya tarik lewat desainnya yang tipis.

Namun, sejumlah kompromi pada perangkat tersebut membuat banderol harganya kembali menjadi sorotan.

Apple meluncurkan iPhone Air dengan harga mulai Rp16,3 juta. Posisi perangkat ini cukup unik karena harganya berada di antara iPhone 17 dan iPhone 17 Pro.

Baca Juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max Dikabarkan Hadir dengan Tiga Warna Baru yang Berbeda dari Pendahulu

iPhone Air dibanderol USD200 lebih mahal dibandingkan iPhone 17, tetapi hanya terpaut USD100 dari iPhone 17 Pro.

Padahal, model Pro menawarkan sistem tiga kamera yang membuat selisih harga tersebut terasa semakin sulit dibenarkan.

Laporan terbaru menyebut rumor mengenai penjualan perangkat yang tidak terlalu baik ikut memperkuat pertanyaan apakah strategi iPhone supertipis Apple benar-benar berhasil.

Tidak bisa dimungkiri, desain merupakan keunggulan paling mencolok dari iPhone Air.

Baca Juga: Oppo Find X10 Pro Max Bocor, Diklaim Jadi Smartphone Pertama dengan Tiga Kamera 200MP

Perangkat ini memiliki ketebalan hanya 5,6 mm dengan bobot sekitar 165 gram. 

Apple menggunakan rangka titanium dan layar berukuran 6,5 inci sehingga perangkat terasa ringan meski memiliki layar lebih besar daripada iPhone 17 standar. 

Desain tersebut menjadi alasan utama seseorang memilih iPhone Air. 

Bentuknya terasa berbeda dibanding iPhone lain dan memberikan pengalaman menggenggam yang sangat ringan.

Namun, desain supertipis tersebut harus dibayar dengan sejumlah pengorbanan.

Salah satu kekurangan terbesar adalah sistem kamera belakang yang hanya menggunakan satu kamera 48MP Fusion.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Roll Bocor, Punya Layar OLED Gulung yang Bisa Membesar hingga 10 Inci

Kamera tersebut tetap mampu menghasilkan foto tajam dan warna yang baik, termasuk dalam kondisi minim cahaya. 

Namun, absennya kamera ultrawide membuat iPhone Air tidak memiliki fleksibilitas fotografi seperti model iPhone 17 maupun iPhone 17 Pro. 

Pengguna juga kehilangan sejumlah fitur seperti fotografi makro, Spatial Photos, serta beberapa kemampuan perekaman video yang tersedia pada model dengan kamera lebih lengkap.

Dengan kata lain, kamera iPhone Air bukan jelek, hanya saja terlalu banyak kompromi untuk sebuah ponsel seharga USD999.

Baca Juga: Vivo V80 Lite 5G Andalkan Baterai 7.050mAh dan AMOLED 1,5K, Ini Keunggulan Utamanya

Bodi tipis juga berdampak pada kapasitas baterai. iPhone Air dibekali baterai sekitar 3.149 mAh dan Apple mengklaim daya tahan hingga 27 jam.

Angka tersebut masih cukup untuk penggunaan normal, tetapi berada di bawah iPhone 17 yang diklaim mampu bertahan hingga 30 jam. 

Pengguna berat mungkin membutuhkan pengisian daya tambahan lebih sering. 

Di sisi lain, performanya justru menjadi salah satu nilai positif. iPhone Air menggunakan A19 Pro dan RAM 12GB, sehingga performanya berada di kelas yang sangat tinggi dan dapat menangani aktivitas berat dengan baik.(*)

Editor : Budi Miank
iPhone Air 2 iphone air apple harga