PONTIANAK POST – Samsung disebut tengah mempertimbangkan langkah besar untuk Galaxy S27 Ultra dengan menghadirkan kembali chipset Exynos.
Keputusan ini akan menjadi perubahan setelah beberapa generasi model Ultra mengandalkan prosesor Snapdragon.
Menurut laporan Digital Trends, Galaxy S27 Ultra berpotensi menggunakan Exynos 2700 di sejumlah pasar.
Baca Juga: Xiaomi 18 Fold Debut 7 September 2026, Curi Perhatian Sebelum iPhone Ultra Meluncur
Jika terealisasi, Samsung akan kembali membawa chipset buatannya sendiri ke model Ultra setelah cukup lama mengandalkan solusi dari Qualcomm.
Exynos terakhir kali digunakan pada Galaxy S22 Ultra yang diperkenalkan pada 2022. Kembalinya chipset tersebut ke Galaxy S27 Ultra menjadi salah satu perubahan yang paling menarik untuk flagship Samsung generasi mendatang.
Samsung disebut bahkan telah memesan motherboard Galaxy S27 Ultra yang dirancang untuk menggunakan Exynos 2700.
Langkah ini cukup mengejutkan karena pengembangan versi Snapdragon untuk Galaxy S27 Ultra kabarnya sudah berjalan cukup jauh.
Baca Juga: Apple Siapkan Teknologi UTG untuk iPhone Ultra, Produsen Android Dikabarkan Ikut Mengadopsi
Samsung disebut kini menjalankan pendekatan dua jalur dengan tetap mengembangkan model Snapdragon sekaligus menyiapkan varian Exynos.
Keputusan Samsung tersebut diyakini tidak muncul tanpa alasan. Perusahaan disebut semakin percaya diri terhadap kemampuan Exynos 2700 setelah melakukan pengujian internal.
Exynos 2700 dikabarkan dibuat menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer generasi kedua Samsung Foundry atau SF2P.
Chip ini juga disebut mengusung CPU 10-core dan GPU Xclipse 970. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi daya sekaligus pengelolaan panas.
Exynos 2700 juga diperkirakan mendukung memori LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0.
Jika spesifikasi tersebut benar, Samsung tampaknya ingin membuktikan bahwa Exynos sudah jauh lebih matang dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga: Poco F9 Pro Siap Unjuk Gigi, Desain Premium Jadi Salah Satu Daya Tarik Utama Smartphone Baru
Meski Exynos 2700 berpotensi kembali ke lini Ultra, Snapdragon belum sepenuhnya tersingkir.
Galaxy S27 Ultra versi Snapdragon kabarnya tetap dikembangkan dan kemungkinan masih digunakan di pasar seperti Amerika Serikat.
Sementara Korea Selatan dan sejumlah negara lain berpotensi mendapatkan versi Exynos.
Pola tersebut mengingatkan pada strategi Samsung beberapa tahun lalu ketika perusahaan membedakan chipset berdasarkan wilayah.
Baca Juga: Huawei Mate XT 2 vs Xiaomi 18 Fold Meluncur 7 September 2026, Adu Inovasi Layar Lipat Terbaru
Namun, kali ini Exynos berpeluang kembali masuk ke perangkat Ultra setelah absen selama lima tahun.
Sebelumnya, Galaxy S Ultra sejak 2023 hingga 2026 secara konsisten menggunakan chipset Snapdragon.
Keputusan tersebut diambil setelah performa Exynos 2200 pada Galaxy S22 Ultra mendapat sorotan.(*)
Editor : Budi Miank