Samsung Galaxy S27 Ultra Disebut Pesan Motherboard dengan Exynos 2700, Tinggalkan Snapdragon

Budi Miank • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 10:10 WIB
Bocoran render Samsung Galaxy S27 Ultra memperlihatkan desain baru dengan modul kamera horizontal. (Ilustrasi AI)
Galaxy S27 Ultra dikabarkan menjadi model Ultra pertama setelah S22 Ultra yang kembali menggunakan chipset Exynos. (Ilustrasi)

PONTIANAK POST – Samsung disebut tengah menyiapkan perubahan besar pada Galaxy S27 Ultra.

Setelah beberapa generasi flagship Ultra mengandalkan chipset Snapdragon, perusahaan asal Korea Selatan itu dikabarkan akan kembali menggunakan chip Exynos.

Bocoran terbaru mengarah pada penggunaan Exynos 2700 sebagai otak Galaxy S27 Ultra.

Baca Juga: Xiaomi 18 Fold Bakal Jadi HP Termahal, Harganya Diprediksi Tembus Rp28 Juta

Informasi tersebut bahkan menyebut Samsung telah memesan motherboard untuk perangkat flagship tersebut dengan chip buatan sendiri.

Jika kabar ini terbukti benar, Galaxy S27 Ultra akan menjadi langkah penting bagi Samsung dalam menghidupkan kembali Exynos di model Ultra.

Namun, informasi mengenai konfigurasi chipset tersebut masih sebatas bocoran dan belum dikonfirmasi secara resmi.

Meski begitu, pengembangan versi Snapdragon tetap berjalan sehingga strategi Samsung kemungkinan masih menggunakan dua jalur chipset untuk pasar berbeda. 

Baca Juga: TECNO Camon Slim 5G Andalkan Bodi 6,39 mm, Tampil Unik dengan Warna Bernuansa Seni

Jika kabar tersebut benar, Galaxy S27 Ultra akan menjadi model Galaxy S Ultra pertama sejak Galaxy S22 Ultra yang kembali menggunakan chipset Exynos. 

Dalam beberapa generasi terakhir, Samsung memilih Snapdragon untuk model Ultra, terutama di pasar-pasar utama. 

Kini, Exynos 2700 tampaknya mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar dari divisi smartphone Samsung. 

Laporan dari Korea Selatan menyebut Samsung telah memesan motherboard Galaxy S27 Ultra yang menggunakan Exynos 2700. 

Pada saat yang sama, perusahaan tetap mengembangkan varian dengan Snapdragon generasi berikutnya. 

Dengan kata lain, Samsung belum benar-benar menceraikan Qualcomm. 

Baca Juga: POCO F9 Pro Andalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 V, Chip Khusus untuk Performa Tinggi

Mereka justru tampaknya sedang menyiapkan dua senjata sekaligus. 

Salah satu alasan Samsung berani membawa kembali Exynos ke model Ultra diduga karena performa Exynos 2700 yang semakin menjanjikan. 

Bocoran sebelumnya menyebut chipset ini dapat menawarkan peningkatan besar pada sektor CPU, GPU, dan AI. 

Bahkan, sebuah laporan mengklaim inti CPU utama Exynos 2700 mampu mencapai kecepatan hingga 5,0GHz. 

Baca Juga: iPhone 18 Pro Bakal Makin Gahar untuk Gaming, A20 Pro Disebut Punya GPU 7-Core

Bocoran pengujian juga membuat persaingan semakin menarik. 

Exynos 2700 disebut mampu mengungguli Snapdragon generasi berikutnya dalam sejumlah pengujian performa, meskipun hasil tersebut masih perlu dibuktikan melalui perangkat komersial. 

Artinya, Samsung tampaknya ingin membuktikan bahwa chipset buatannya sendiri tidak lagi sekadar menjadi alternatif Snapdragon. 

Kembalinya Exynos bukan berarti seluruh Galaxy S27 Ultra akan menggunakan chip buatan Samsung.

Strategi yang saat ini berkembang justru mengarah pada distribusi berdasarkan wilayah. 

Amerika Serikat diperkirakan tetap mendapatkan Galaxy S27 Ultra dengan Snapdragon, sementara Exynos 2700 berpotensi digunakan di sejumlah pasar tertentu, termasuk Korea Selatan. 

Baca Juga: Huawei dan Xiaomi Gebrak Pasar Foldable Jelang Debut iPhone Lipat Apple pada 9 September 2026

Strategi tersebut sebenarnya bukan hal baru bagi Samsung. Perusahaan sudah lama membagi penggunaan Exynos dan Snapdragon berdasarkan pasar, meski model Ultra dalam beberapa generasi terakhir cenderung konsisten menggunakan Snapdragon.

Exynos 2700 juga diperkirakan menjadi salah satu chipset penting Samsung dalam pengembangan teknologi fabrikasi 2nm. 

Jika seluruh rumor tersebut benar, Samsung tidak hanya mengandalkan peningkatan performa mentah. 

Baca Juga: Huawei Pura X Max Pamer Varian Warna Baru, Bawa Desain Foldable Unik

Efisiensi energi juga menjadi bagian penting agar Exynos 2700 mampu bersaing dengan chipset flagship Qualcomm.

Beberapa analisis terhadap bocoran desain chip bahkan menunjukkan penggunaan cache dalam jumlah besar yang berpotensi membantu mengurangi latensi dan lalu lintas data. (*)

Editor : Budi Miank
Snapdragon Galaxy S27 Ultra Exynos 2700 samsung