PONTIANAK POST – Apple mulai memasuki persaingan smartphone lipat melalui iPhone Duo.
Meskipun debutnya tertinggal dari sejumlah produsen Android, perangkat ini tetap membawa beberapa pendekatan yang berpotensi menjadi acuan bagi kompetitor.
Fitur-fitur tersebut dinilai dapat membantu produsen Android meningkatkan pengalaman penggunaan ponsel foldable.
Baca Juga: Vivo X500 Pro Max Disiapkan untuk Menantang iPhone 18 Pro Max di Pasar Flagship
Pengembangannya mencakup sejumlah aspek penting yang berkaitan dengan tampilan dan cara pengguna berinteraksi dengan perangkat.
Beberapa kemampuan iPhone Duo yang menarik untuk diperhatikan meliputi pengelolaan layar, dukungan multitasking, serta pemanfaatan smartphone ketika berada dalam posisi setengah terlipat.
Fitur-fitur itu berpotensi membuat penggunaan ponsel lipat menjadi lebih praktis.
Salah satu yang menarik adalah transisi antarlayar. iPhone Duo dirancang agar tampilan pada layar luar dan layar dalam terasa lebih konsisten ketika perangkat dibuka.
Baca Juga: Ponsel Lipat Apple Ungguli Galaxy Z Fold8 Berkat Fitur Anti Debu Super Canggih Ini
Apple juga mengubah tata letak antarmuka iOS 27 untuk menyesuaikan karakter layar lipat.
Apple menempatkan dock secara vertikal di sisi kanan layar, sementara sejumlah elemen antarmuka turut menyesuaikan posisi tersebut.
Perubahan ini dirancang agar perpindahan dari layar luar ke layar utama terasa lebih mulus.
Fitur lain yang menarik adalah StandBy Mode. Ketika iPhone Duo diposisikan setengah terbuka, perangkat dapat berfungsi sebagai bingkai foto digital, layar informasi, maupun menampilkan sejumlah widget.
Konsep penggunaan dalam posisi setengah terbuka juga menjadi salah satu fitur yang patut dikembangkan lebih jauh pada ponsel Android.
Perangkat dapat digunakan untuk menonton video atau menjalankan fungsi tertentu tanpa harus dibuka sepenuhnya.
Baca Juga: iPhone Duo Dibanderol Rp33 Juta, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulan HP Lipat Apple
Dari sisi produktivitas, iPhone Duo mendukung split-screen untuk menjalankan dua aplikasi secara bersamaan.
Pengguna juga dapat menyimpan kombinasi aplikasi melalui fitur App Pairs dan membukanya kembali dalam mode layar terbagi.
Namun, Android masih memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas multitasking.
Sejumlah foldable Android dapat menjalankan lebih banyak aplikasi secara bersamaan dan menyediakan jendela yang ukurannya dapat diubah.
Baca Juga: Xiaomi Siapkan Ponsel Lipat Baru untuk Menantang iPhone Duo di Segmen Smartphone Premium
Apple juga memperkenalkan Dual View, yang memungkinkan layar luar digunakan sebagai jendela pratinjau ketika pengguna mengambil foto menggunakan kamera belakang.
Fitur semacam ini sebenarnya sudah tersedia pada sejumlah perangkat lipat Android, tetapi implementasi Apple menunjukkan bagaimana dua layar dapat dimanfaatkan secara bersamaan.
Keunggulan lain iPhone Duo berada pada integrasi perangkat lunak dan aplikasi.
Apple berupaya mendorong pengembang untuk membuat aplikasi yang secara khusus memanfaatkan karakter layar lipat, bukan sekadar memperbesar tampilan aplikasi biasa.(*)
Editor : Budi Miank