PONTIANAK POST – Konsumen kini mulai dapat memesan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max setelah Apple resmi membuka periode preorder pada Sabtu (12/9/2026).
Pemesanan dimulai pukul 05.00 waktu Pasifik melalui situs resmi Apple serta aplikasi Apple Store.
Pembukaan preorder berlangsung beberapa hari setelah Apple memperkenalkan kedua smartphone flagship tersebut.
Baca Juga: iPhone Duo Resmi Meluncur, Desain Layarnya Disebut Mirip Huawei Pura X Max
Langkah ini menjadi tahap awal sebelum perangkat tersedia secara luas untuk konsumen.
Apple menjadwalkan penjualan perdana iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada Jumat (18/9/2026).
Apple membuka preorder kedua model di lebih dari 65 negara dan wilayah.
Indonesia belum termasuk dalam daftar pasar yang mendapatkan preorder pada tahap awal tersebut.
Baca Juga: iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Ini 6 Perbedaan Pentingnya
Sementara itu, sejumlah negara Asia seperti Malaysia, Singapura, Jepang, China, India, dan Vietnam sudah masuk daftar.
Di Amerika Serikat, iPhone 18 Pro dibanderol mulai Rp21,1 juta. Sementara iPhone 18 Pro Max memiliki harga awal Rp22,9 juta.
Kedua model tersedia dengan pilihan penyimpanan 256GB, 512GB, 1TB, dan 2TB.
Apple juga menawarkan empat pilihan warna, yakni hitam, silver, glacier, dan burgundy sebagai warna baru.
Dari sektor fotografi, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mengusung kamera utama 48 MP Fusion dengan aperture variabel.
Fitur tersebut memberikan kontrol lebih besar terhadap bukaan lensa dan memungkinkan pengguna mengatur kedalaman bidang serta kemampuan kamera dalam kondisi minim cahaya.
Baca Juga: 5 Fitur iPhone Duo yang Berpotensi Menginspirasi Pengembangan HP Lipat Android
Apple juga menambahkan Pro Controls yang memungkinkan pengguna mengatur aperture, shutter speed, white balance, serta memantau tingkat eksposur melalui histogram.
Untuk performa, kedua perangkat menggunakan chip A20 Pro dan sistem vapor chamber generasi terbaru.
iPhone 18 Pro Max menjadi model yang mendapatkan peningkatan daya tahan baterai paling signifikan dalam sejarah iPhone, menurut Apple.(*)
Editor : Budi Miank